Jakarta (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) menjajaki kerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta riset dan inovasi.
Rektor UI Prof. Heri Hermansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyebutkan kerja sama tersebut sebagai bagian upaya UI dan Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas SDM nasional secara keseluruhan.
“UI ingin berkontribusi dengan memajukan berbagai universitas lainnya, diantaranya universitas-universitas yang berada di lingkungan Muhammadiyah untuk bersama-sama bergerak maju ke depan dalam kerangka meningkatkan kualitas SDM di Indonesia,” kata Heri.
Baca juga: UI dan Unhan kerja sama penguatan SDM pertahanan
Menurut Heri, upaya kerja sama ini dengan salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia tersebut begitu penting bagi UI.
Dengan lebih dari 140 perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia, Heri berharap perguruan tinggi swasta yang bekerja sama UI bisa meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.
“Sebab perguruan tinggi swasta dalam hal ini universitas di lingkungan Muhammadiyah pun memiliki peran yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Heri menyebutkan saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dengan demikian ada begitu besar calon mahasiswa yang tidak bisa memasuki dan merasakan pendidikan di kampus PTN.
Baca juga: UI dan 13 perguruan tinggi kerja sama kuatkan pendidikan tinggi dengan Bappenas
“Itu tentunya dapat dididik melalui kampus Perguruan Tinggi Swasta (PTS), diantaranya kampus-kampus Muhammadiyah. Sehingga nantinya mahasiswa yang berkuliah di negeri maupun di swasta bisa mendapatkan mutu pendidikan yang terbaik juga,” ucapnya.
Selain itu ia berharap kerja sama ini juga bisa membantu mengatasi problem yang sedang dihadapi bangsa ini.
“Sehingga kemudian sama-sama saling memberi masukan dan merumuskan berbagai kajian untuk problem solving hal-hal yang strategis bagi kepentingan bangsa ini. Apalagi kita tahu Muhammadiyah saat ini memiliki jaringan sosial untuk pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” ucapnya.
Baca juga: UI dan ISNAD Foundation sepakat kerja sama peningkatan mahasiswa Palestina
Hal senada diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Ia mengatakan saat ini dibutuhkan riset kolaborasi yang objektif untuk mengatasi persoalan bangsa.
“Kerja sama UI dan Muhammadiyah ini diharapkan meng-cover serta memberi ruang bagi anak bangsa untuk mengatasi persoalan bangsa. Karena banyak hal yang tidak cukup diselesaikan oleh pemerintah saja,” katanya.
Haedar menilai sejumlah kebijakan yang dibuat pemerintah belum diimplementasikan secara komprehensif. Karena itu ia berharap kerja sama UI dan Muhammadiyah bisa membantu mengoptimalkan berbagai kebijakan tersebut.
“Bagi kami tidak cukup apabila tidak melibatkan institusi pendidikan dan ormas seperti Muhammadiyah. Selain itu kita berharap pelibatan institusi pendidikan dan ormas melalui riset yang obyektif bisa meningkatkan kualitas good governance (tata kelola),” ujarnya.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026