Tangerang (ANTARA) - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia mengoptimalkan kelancaran akurasi navigasi penerbangan di bandara-bandara yang ada selama masa periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
"Untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru kali ini, AirNav telah menyiapkan langkah-langkah dalam memberikan kelancaran penerbangan, dan pengawasan keamanan navigasi. Dan kami memastikan kesiapan personel dalam berkoordinasi dengan instansi terkait," kata Direktur Utama AirNav Indonesia Capt Avirianto Suratno dalam konferensi pers di Bandung, Kamis.
Ia bilang, untuk periode Natal dan Tahun Baru kali ini, pihaknya memproyeksikan pergerakan pesawat di seluruh bandara di Indonesia mencapai 76.972 penerbangan.
Baca juga: 47 penerbangan alami holding dampak kebakaran pabrik plastik sekitar kawasan Bandara Soetta
Baca juga: AirNav siaga layani pesawat lintas Bali pada momentum Hari Suci Nyepi
Dimana, dari pergerakan arus lalu lintas udara ini terhitung selama 18 hari layanan khusus angkutan periode libur Natal dan Tahun Baru dengan kenaikan sekitar 3,5 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Selama masa itu, intensitas penerbangan harian pada seluruh bandara diperkirakan mencapai 4.300 hingga mendekati 5.000 pergerakan pesawat," jelasnya.
"Tujuan akhirnya sederhana, yaitu penumpang dapat berangkat dan tiba dengan lebih lancar. Efisiensi dicapai, keselamatan tetap nomor satu," ucap dia.
AirNav Indonesia optimalkan kelancaran navigasi penerbangan Natal dan Tahun Baru
Kamis, 13 November 2025 6:08 WIB
Direktur Utama AirNav Indonesia Capt Avirianto Suratno ketika memberikan keterangan pers terkait persiapan pelayanan navigasi masa Natal dan Tahun Baru 2025/2026. ANTARA/Azmi Samsul M
