Jakarta (ANTARA) - Praktisi di bidang ketenagakerjaan, Djusman Hi Umar meminta agar Serikat Pekerja BUMN di era sekarang ini harus bisa mendukung keberlanjutan perusahaan di tempatnya bekerja.
"Bayangkan perusahaan seperti sebuah kapal besar, nahkoda dan kru memiliki peran berbeda, tetapi tujuan mereka sama: sampai di pelabuhan dengan selamat dan tepat waktu. Begitu pula hubungan manajemen dan serikat pekerja. Meski berada di posisi yang berbeda, keduanya sebenarnya berlayar menuju tujuan yang sama, keberlanjutan perusahaan," ucap dia dalam keterangan tertulis, Senin.
Djusman membenarkan saat ini masih banyak persepsi yang keliru terhadap serikat pekerja. Banyak yang beranggapan serikat pekerja sebagai penghambat atau oposisi yang selalu berseberangan dengan manajemen.
Padahal, serikat pekerja adalah mitra strategis yang menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis dan hak pekerja.
Kemitraan ini tidak berarti serikat harus setuju pada semua kebijakan. Justru perbedaan pendapat yang sehat membuka ruang dialog dan negosiasi untuk melahirkan keputusan yang menguntungkan semua pihak. Hubungan yang saling menghormati inilah yang menciptakan iklim kerja produktif dan berkelanjutan, jelasnya.
Contoh sukses bisa dilihat dalam integrasi BUMN kepelabuhanan. Saat Pelindo 1, 2, 3, dan 4 digabung menjadi satu entitas, serikat pekerja dan manajemen sepakat melalui Berita Acara Bali bahwa tidak akan ada rasionalisasi, tidak ada penurunan kesejahteraan, dan masa kerja karyawan tetap diakui.
Kesepakatan ini menjadi bagian dari PP No.101 Tahun 2021 dan memastikan integrasi berjalan lancar tanpa mengorbankan pekerja, kata Djusman yang pernah bekerja di salah satu BUMN.
Keberlanjutan perusahaan (sustainability) bukan hanya soal modal dan strategi bisnis. Faktor manusia adalah kuncinya. Pekerja yang sejahtera, merasa aman, dan dilibatkan akan lebih loyal dan produktif. Serikat pekerja berperan memastikan kondisi ini terjaga, sehingga perusahaan memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang.
Perusahaan yang sehat membutuhkan keseimbangan yang meliputi manajemen menjaga pertumbuhan, serikat memastikan pertumbuhan itu tidak mengorbankan hak pekerja. Ketika dua kekuatan ini berkolaborasi, perusahaan bukan hanya bertahan, tetapi mampu melaju jauh, melewati tantangan, dan memenangkan persaingan.
