Jakarta (ANTARA) - Platform pinjaman daring PinjamanGo resmi menggandeng Privy, penyelenggara sertifikasi elektronik (PSrE) berinduk untuk mempercepat proses verifikasi dan onboarding nasabah secara digital dalam upaya memperkuat keamanan dan efisiensi layanan.
Direktur PinjamanGo, Ary Handoko, dalam keterangannya, Jumat menjelaskan bahwa kecepatan dan kepercayaan adalah kunci. “
Kami percaya bahwa pengalaman pengguna yang baik harus dimulai sejak proses registrasi. Dengan dukungan teknologi dari Privy, kami menghadirkan onboarding yang cepat, sah secara hukum, dan aman bagi seluruh pengguna PinjamanGo,” ujar Ary Handoko.
Kolaborasi ini menandai langkah strategis dalam menghadirkan proses registrasi yang tidak hanya cepat dan nyaman, tetapi juga patuh regulasi dan sah secara hukum.
Melalui integrasi layanan Privy, proses pendaftaran dan persetujuan pinjaman di PinjamanGo kini dapat dilakukan tanpa tatap muka, sepenuhnya secara online.
Teknologi verifikasi identitas digital berbasis biometrik dan tanda tangan elektronik tersertifikasi dari Privy memungkinkan nasabah untuk melakukan registrasi dan menandatangani kontrak dengan mudah, cepat, serta aman.
Dengan lebih dari 290 ribu pengguna dan total penyaluran pinjaman yang telah melampaui Rp3,2 triliun sejak berdiri.
Sebagai PSrE yang telah diakui oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, teknologi Privy memastikan seluruh proses verifikasi identitas dan tanda tangan elektronik di platform PinjamanGo memenuhi standar keamanan yang berlaku.
Sehingga diharapkan bisa memitigasi terjadinya resiko penyalahgunaan identitas dan penipuan berbasis digital yang sekarang marak terjadi, khususnya di industri teknologi finansial.
Di tengah meningkatnya risiko fraud dan penyalahgunaan identitas di sektor finansial, memastikan keaslian identitas pengguna dan persetujuan kontrak atau perjanjian secara sah menjadi sangat penting.
Verifikasi identitas dan tanda tangan elektronik dari PSrE memiliki fungsi yang saling melengkapi. Verifikasi biometrik digunakan untuk memastikan authentication, bahwa yang mengakses layanan benar-benar individu yang valid.
"Sementara tanda tangan elektronik tersertifikasi digunakan sebagai authorization, untuk menyatakan persetujuan hukum atas perjanjian yang diteken. Semoga kolaborasi Privy bersama PinjamanGo ini dapat membangun kepercayaan digital yang kuat di industri fintech yang berkelanjutan,” jelas Marshall Pribadi, CEO & Co-Founder Privy.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi industri fintech lainnya, khususnya dalam mendorong digitalisasi yang tetap mengedepankan aspek legalitas dan keamanan data. Selain itu, dengan meningkatnya kepercayaan terhadap teknologi finansial, PinjamanGo berharap bisa menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan akses ke layanan keuangan.
PinjamanGo gandeng Privy untuk hindari fraud melalui tanda tangan digital tersertifikasi
Jumat, 4 Juli 2025 15:29 WIB
Direktur PinjamanGO, Ary Handoko (kiri) dan CEO Privy Marshall Pribadi. (ANTARA/istimewa)
