Jakarta (ANTARA) - Setiap tanggal 25 Juni, dunia memperingati Hari Peluat Sedunia  atau Day of the Seafarer, sebuah momen penting untuk mengakui peran krusial para pelaut dalam menggerakkan perdagangan global, menjaga stabilitas rantai pasok, dan menghadapi tantangan laut lepas.

Dalam rangka memperingati Hari Pelaut Sedunia (Day of the Seafarer) yang jatuh setiap tanggal 25 Juni, Alumni dan Civitas Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran bersama stakeholder maritim nasional menggelar gala dinner Seafarer Night 2025 di Parle Senayan, Jakarta, Jumat (27/6).

Acara ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran krusial pelaut dalam mendukung konektivitas, perdagangan, dan ketahanan ekonomi maritim Indonesia.

Malam apresiasi ini dihadiri oleh alumni dan civitas sekolah tinggi ilmu pelayaran, Kementerian Perhubungan, lembaga maritim, asosiasi pelaut, perwakilan perusahaan pelayaran, serta para pelaut aktif dan purnawirawan.

Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat persatuan, Seafarer Night mengangkat tema:  “My Harassment-Free Ship” dengan arti Kapal saya bebas dari Perudungan.

Ketua Panitia Capt. Harry Buana CAAIP 42 yang didampingi Wakil Ketua Pelaksana Capt. Andi Pakpahan (KAP3B/PIP) menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengorbanan para pelaut yang kerap menghadapi tantangan berat di laut demi menjaga roda logistik nasional tetap berputar.

“Mereka adalah garda depan maritim Indonesia. Sudah waktunya suara pelaut lebih didengar dalam kebijakan nasional dan diharapkan kegiatan ini menjadi titik tolak perbaikan ekosistem kepelautan yang lebih adil, aman, dan bermartabat,” terangnya.

“Kita ini semua (pelaut) adalah bagian dari supply chain perdagangan dunia yang merupakan menjadi tulang punggung dimana bersatunya seluruh pelaut seluruh Indonesia bisa memberikan out put yang sangat baik dan tujuan untuk tercapainya Indonesia Emas tahun 2045 dan mendukung asta cita Pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jaya lah pelaut Indonesia,” tutup Cpt. Harry.

Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas peran penting para pelaut dalam menjaga kelancaran arus perdagangan global dan konektivitas antar negara melalui jalur laut.

Hari Pelaut Sedunia menjadi momen penting untuk mengingatkan dunia bahwa pelaut bukan hanya roda penggerak ekonomi global, tetapi juga individu yang berhak atas lingkungan kerja yang aman dan bermartabat.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026