Kota Batu, Jawa Timur (ANTARA) - Enam jenazah korban tanah longsor yang terjadi di jalur Pacet-Cangar dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata, di Kota Batu, Jawa Timur untuk dilakukan identifikasi, pada Jumat (4/4).
"Korban tanah longsor yang dibawa ke sini (Rumah Sakit Hasta Brata) ada enam, sementara ini masih dilakukan identifikasi," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jawa Timur Kombes Pol M Khusnan Marzuki di Kota Batu.
Namun dari data sementara yang diperoleh dari kepolisian, keenam korban terdiri dari dua anak-anak berusia empat dan dua tahun, satu wanita, dan tiga pria.
"Tim melakukan pencocokan sesuai aturan internasional, DVI. Ada lima fase tahapan, yakni mulai dari tempat kejadian perkara (TKP), postmortem, antemortem, rekonsiasi, dan koreksi terakhir," ujarnya.
Baca juga: BNPB sebut tdak ada korban jiwa pada banjir disertai longsor di Cilacap
Selain itu, kata dia, ada empat korban meninggal dunia yang telah dibawa ke rumah sakit di wilayah Mojokerto.
"Yang di Mojokerto sudah teridentifikasi empat orang. Total korban ada 10 orang," ucap dia.
Di tempat yang sama, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Batu AKBP Andi Yudha Pranata menyatakan petugas langsung menghubungi masing-masing keluarga korban meninggal dunia dalam kejadian itu, apabila telah mendapatkan hasil identifikasi.
"Kami bersama-sama menunggu hasil dari tim medis Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu untuk proses identifikasi ini korban ini dari mana," ujarnya.
Andi menjelaskan bahwa keenam jenazah tersebut ditemukan oleh tim gabungan dari unsur BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga Perhutani.
Baca juga: Tanah longsor tutup jalan Sumber Brantas-Pacet Mojokerto pada Kamis
Pewarta: Ananto PradanaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026