Jakarta (ANTARA) - MediaTek memamerkan berbagai teknologi utama yang mendukung evolusi jaringan nirkabel menuju 6G dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, Spanyol.

Dikutip dari rilis pers, pekan ini, teknologi tersebut mencakup komputasi hibrida, uji coba langsung broadband LEO NR-NTN, Sub-Band Full Duplex (SBFD), serta modem M90 5G-Advanced terbaru.

MediaTek juga memperkenalkan inovasi terbaru dalam Dimensity Auto dan Dimensity Smartphone SoCs. Berbagai perangkat terbaru yang didukung oleh MediaTek dari merek-merek terkemuka dunia.

Presiden Mediatek Joe Chen mengatakan pihaknya terus mengembangkan konektivitas dan aplikasi AI terdepan di industri melalui produk berkualitas tinggi dan standardisasi global, yang menciptakan peluang baru yang signifikan untuk mempermudah kehidupan sehari-hari bagi lebih banyak orang di seluruh dunia.

“Hal ini dicontohkan oleh perkembangan terbaru kami dalam teknologi era 6G terdepan, komputasi hibrida AI generatif, dan solusi 5G-Advanced, yang akan dipamerkan di MWC 2025," katanya. 

MediaTek mendemonstrasikan teknologi Komputasi Hibrida yang menggabungkan cloud dan RAN sebagai "edge cloud".

Ini merupakan salah satu komponen utama dalam standardisasi 6G pada masa mendatang yang memungkinkan komputasi ambien dari perangkat ke RAN, sehingga menghasilkan latensi rendah untuk aktivitas seperti AI generatif dan pengelolaan data pribadi.

Implementasi teknologi ini ditampilkan dalam kerja sama dengan NVIDIA, Intel, dan G REIGNS.

Selain itu, MediaTek juga memperkenalkan Envelope Assisted RFFE yang meningkatkan efisiensi penguat daya sebesar 25 persen, mengurangi pemanasan perangkat, memperluas bandwidth hingga lebih dari 100MHz dengan daya yang sama, serta memungkinkan pengiriman daya yang lebih tinggi untuk cakupan yang lebih luas.

Baca juga: Lenovo kenalkan teknologi hybrid AI
Baca juga: China danai industri AI dan teknologi 6G

 



Pewarta: Fathur Rochman
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026