pembangunan-proyek-hambalang-baru-49-persen
Bogor, 30/5 (ANTARA) - Pembangunan proyek Pusat Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Olahraga Nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat hingga saat ini baru mencapai 49 persen meski batas waktu pembangunan tinggal tujuh bulan lagi.
Pantauan di lapangan, Rabu, bangunan yang telah selesai dikerjakan diantaranya Mushalla, Asrama Putra dan Putri, Power House sebanyak tiga unit dan dua lokal sekolah SMA dan SMP.
Selain itu pembangunan lainnya seperti lapangan bulutangkis, lapangan sepak bola, gedung serbaguna serta fasilitas penunjang lainnya saat ini masih dihentikan seiring dengan proses evaluasi yang dilakukan akibat adanya beberapa titik yang longsor.
"Untuk sementara pembangunan dihentikan hingga proses evaluasi tuntas," kata pelaksana pembangunan dari KSO Adhi-Wika, Heri di lokasi pembangunan.
Beberapa lokasi proyek Hambalang yang longsor akibat hujan deras yang terjadi 14-15 Desember 2011 lalu, mengakibatkan pondasi lapangan bulutangkis dan power house rusak.
Menurut dia, dengan dihentikannya pembangunan bisa dipastikan proyek tidak bisa selesai tepat waktu. Saat ini pihak pelaksana masih menunggu hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim.
Dengan dihentikannya proyek Hambalang, maka seluruh aktivitas juga terhenti. Pekerja yang selama ini menjalankan proyek terlihat hanya bergerombol di beberapa titik termasuk warung makan yang ada di komplek Proyek Hambalang.
Pembangunan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Olahraga Nasional diawali dengan keinginan untuk membangun pusat pelatihan dan pembinaan nasional dengan harapan atlet Indonesia akan jauh lebih berprestasi.
Rencana pembangunan ini dimulai sejak 2003-2004 saat masih berada dibawah Dirjen Olahraga Departemen Pendidikan Nasional. Setelah itu terjadi pengalihan setelah Kemenpora kembali terbentuk pada periode 2004-2009.
Pada April 2005 sesuai dengan Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) telah direncanakan fasilitas pendukung yaitu lebih dari 20 macam mulai dari GOR, lapangan, gedung serbaguna hingga penginapan bagi atlet.
Ada pun tanah yang digunakan untuk pembangunan proyek Hambalang yang saat ini terus menjadi pantauan khalayak akibat adanya dugaan korupsi didalamnya seluas 312.448 m2 dan berada di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Jika pembangunannya tuntas maka Pusat Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Olahraga Nasional yang bisa dikatakan sebagai proyek prestisius ini akan segera digunakan dan siap menerima siswa baru tahun ajaran 2013-2014. Adapun anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp1,175 triliun.
B016
Foto: ANTARA/Jafkhairi
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.