Sekarang ini eranya anak muda untuk menjadi pemimpin yang tentunya membuka ladang kreativitas anak muda bangsa agar menjadi maju.Depok, (Antara Megapolitan) - Kampanye terbuka pasangan calon nomor urut satu Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi menyoroti peran anak muda untuk menjadi pemimpin yang diharapkan mampu memajukan daerahnya.
"Sekarang ini eranya anak muda untuk menjadi pemimpin yang tentunya membuka ladang kreativitas anak muda bangsa agar menjadi maju," kata Politisi PDI Perjuangan Sukur Nababan dalam orasi politiknya pada kampanye terbuka di Lapangan Irekap, Kota Depok, Rabu.
Kampanye tersebut menghadirkan sejumlah politisi daerah dan nasional dari partai pengusung dan pendukung seperti Sukur Nababan, Maruarar Sirait, Nico Siahaan (PDIP), Idrus Marham (Golkar), Hasbullah Rahmat (PAN), dan sejumlah artis lainnya.
Sukur mengatakan dengan kepemimpinan anak muda tentunya Depok akan menjadi lebih baik dari sekarang ini. "Tokoh muda Dimas-Babai merupakan pilihan tepat bagi warga Depok untuk memajukan daerahnya," katanya.
Dengan tampilnya Dimas-babai sebagai pemimpin katanya maka Depok akan menjadi lebih baik dengan melakukan perubahan-perubahan dengan cara-cara yang beradab. Perekonomian akan dibangun dengan berbasis masyarakat kecil, sehingga tercipta kekuatan ekonomi rakyat.
Sementara itu Politisi Partai Golkar Idrus Marham mengatakan warga Depok harus mempunyai semangat untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Dan warga Depok sendiri yang harus menjadi pelakunya.
"Calon kita yang nomer satu mempunyai integritas yang kuat untuk melakukan perubahan yang lebih baik lagi," katanya.
Idrus melihat dukungan dari Parpol sudah kuat dimana didukung oleh PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu, Golkar, Nasdem, PPP, dan PKB. Tentunya ini sebagai modal yang besar untuk memenangkan pilkada Depok tersebut.
Idrus menjamin apabila Dimas-Babai memenangkan Pilkada Depok, maka pusat akan memberikan anggaran besar untuk mendukung program-program yang diusung.
Politisi muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan untuk memenangkan Dimas-Babai di Pilkada Depok tidak bisa berjalan sendiri.
Warga harus ikut bersama dalam memenangkan pasangan muda ini.
Dikatakannya untuk memenangkan Dimas-Babai harus menggunakan cara beradab agar bisa menarik simpati warga.
Calon Wakil Wali Kota Depok Babai Suhaimi menyatakan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Nur Mahmudi Ismail-Muhammad Idris yang diusung PKS peran anak muda terpinggirkan sehingga belum terayomi.
"Dalam sepuluh tahun terakhir Depok belum ada perubahan, malah banyak pembangunan yang tidak selesai misalnya terminal terkatung-katung, RSUD hanya satu, prestasi olahraga merosot tajam," katanya.
Untuk itu katanya jika saya dan Dimas dipercaya untuk memimpin makan semuanya akan dibenahi untuk menjadi lebih baik lagi.
Sedangakan Dimas Oky Nugroho mengatakan optimis dirinya dan Babai akan memenangkan Pilkada serentak yang akan dilakukan pada 9 Desember 2015. "Kami janjikan kemenangan kami nanti sekitar 60 persen," jelasnya.
Pilkada Kota Depok Jawa Barat diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimi yang diusung oleh PDI Perjuangan, PKB, PAN dan Nasdem. Pasangan calon ini mendapat nomor urut 1.
Sedangkan pasangan calon nomor urut 2 yaitu Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna yang diusung oleh PKS dan Gerindra serta didukung oleh Partai Demokrat.
Pewarta: Feru LantaraEditor : Feru Lantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.