Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, mendorong generasi muda Muslim setempat untuk menjadi saudagar atau pedagang yang siap bersaing baik dengan daerah  maupun negara lain dengan mengikuti perkembangan zaman.

"Generasi muda Muslim Kota Sukabumi harus mempunyai jiwa wirausaha, apalagi daerah ini merupakan salah satu pusat perdagangan dan jasa sehingga harus dimanfaatkan dengan cara menjadi pedagang," kata Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami di Sukabumi, Senin.

Menurutnya, Kota Sukabumi yang merupakan kota perdagangan dan jasa ini tidak terlepas dari kontribusi sektor perdagangan dan produk domestik regional bruto yang mencapai 48 persen.

Selain itu, menjadi saudagar atau pedagang merupakan salah satu perintah Rasulullah Muhammad SAW yang menyampaikan sembilan dari 10 pintu rejeki datangnya dari usaha atau berdagang.

Baca juga: Pemkot Sukabumi fokus siapkan SDM unggul mengimbangi kemajuan teknologi

Serta kunci menjadi pedagang yang sukses harus sesuai dengan tuntutan dan ajaran islam yakni kejujuran, karena dengan kejujuran dapat mendatangkan kepercayaan dari orang lain, serta merupakan perilaku yang mulia dan menjadi sifat dasar Nabi.

"Jika ingin menjadi pedagang yang sukses kuncinya harus berperilaku jujur serta menguasai teknologi dan informasi, apalagi kemajuan dunia komunikasi harus dimanfaatkan sebaik mungkin dalam mempromosikan hingga pemasaran produk," tambahnya.

Di sisi lain, Andri mengatakan pemuda dituntut  selalu bersemangat dalam beragai hal, kreatif, inovatif dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Adapun salah satu tantangan zaman ke depan yakni revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

Berbagai teknologi yang menjadi tanda dimulainya revolusi industri 4.0, sudah mulai diterapkan di berbagai lini. Sedangkan upaya untuk menghadapi perubahan yang dibawa revolusi indusri 4.0, Pemerntah Kota Sukabumi sudah bersiap menghadapinya.

Di antaranya dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, melalui program link and match atau kebijakan antara dunia pendidikan dan dunia industri. untuk memastikan agar kompetensi yang dimiliki SDM Kota Sukabumi, sudah sesuai dengan kebutuhan industri berbasis teknologi digital, seperti halnya revolusi industri 4.0. (KR-ADR)

Baca juga: Hore, ada festival makan bubur ayam gratis di Sukabumi

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019