Career Entreprenuer Development Center (CEDC) Universitas Pancasila (UP) menggagas acara Focus Group Discussion Open Innovation 2019 untuk menguatkan daya saing baik hardskill maupun sofskill para dosen dan mahasiswa.

"CEDC ini bertujuan untuk memberi nilai tambah Universitas Pancasila dan generasi milenial. Selama ini belum ada satu kegiatan memberikan lintas bidang yang luas," kata Ketua Pelaksana Harian Career Entreprenuer Development Center (CEDC) Universitas Pancasila Petiana Indriati di kampus Universitas Pancasila.

CEDC UP merupakan anggota Indonesia Career Centre Network yang pusatnya di ITB Bandung.

Hasil dari FGD Open Innovation ini akan mampu medorong percepatan pelaksanaan Green Campus dilingkungan UP, memicu lahirnya konsep Green Campus dari tiap-tiap fakultas yang sudah diawali oleh Fakultas Teknik Green Campus Grand Palning 2019-2024.

Sementara itu Praktisi Inovasi Teknologi, Latif Gau mengatakan kegiatan Open Inovation sudah bagus pertama menjual teknologinya, sekalian mencari partner, dana dan pasar dengan melakukan roadshow ke luar negeri.

"Semuanya sudah berjalan dengan baik, tinggal bagaimana cara memasarkan dari hasil inovasi tersebut," katanya.

Dikatakan pasar Indonesia sangat seksi dan besar dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Sedangkan Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof. Wahono Sumaryono mengatakan pihaknya perlu mendorong mahasiswa dan dosen untuk melakukan inovasi dalam penelitiannya guna merespons kebutuhan pasar, baik itu produk maupun jasa.

"Ini sesuai dengan visi UP yang ingin menjadi perguruan tinggi yang unggul di tingkat nasional pada 2024 dan pada 2029 tingkat internasional dengan berbasis kewirausahaan dan Iptek berdasarkan nilai luhur Pancasila sebagai moral etiknya," kata Wahono.

Sehingga, katanya,  nanti jika bisa menjadi pengusaha sukses maka akan tetap mempunyai kepedulian sosial untuk memberikan keseimbangan akses dan juga ada kepedulian sosialnya.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Feru Lantara


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019