Turis yang mengunjungi Indonesia untuk berwisata antara lain ingin mengunjungi akuarium, menikmati perjalanan menggunakan kapal mewah, dan atau mengikuti tur katamaran menurut data internal penyedia platform layanan perjalanan daring Klook.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, Sarah Wan selaku Manajer Umum Klook Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Thailand menyampaikan bahwa wisatawan juga ingin merasakan pengalaman wisata kebugaran, perawatan kecantikan otentik, bersepeda atau naik skuter di alam terbuka, dan mencoba paralayang di Indonesia.

Wan mengemukakan bahwa permintaan wisatawan untuk menjelajahi destinasi baru di luar destinasi favorit makin meningkat.

Turis yang merencanakan perjalanan wisata ke Indonesia, menurut dia, berminat mengunjungi daerah seperti Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Pulau Gili di Nusa Tenggara Barat, dan Gunung Bromo di Jawa Timur.

Baca juga: Padalarang jadi gerbang utama turis asing di Jabar
Baca juga: Tercatat ada 37.089 turis berwisata ke Nusa Penida Bali libur Natal
Baca juga: Gerbang Handara jadi salah satu tujuan wisata yang disukai oleh turis mancanegara di Bali Utara

Wan menyampaikan bahwa perkembangan tren perjalanan wisata bisa dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan strategi promosi dan peningkatan pelayanan pariwisata.

Sebagai platform penyedia layanan perjalanan daring, Wan mengatakan, Klook berkomitmen untuk menyediakan layanan terintegrasi yang praktis bagi pengguna platform.

"Seiring dengan perubahan perilaku traveler yang kini menginginkan kemudahan dalam merencanakan perjalanan secara end-to-end, Klook berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperluas kolaborasi guna menciptakan pengalaman wisata yang lebih praktis dan personal," katanya.

Menurut dia, Klook bekerja sama dengan Garuda Indonesia dan InJourney untuk menghadirkan pengalaman berwisata yang lebih baik bagi para pelancong yang mengunjungi Indonesia.

 

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026