Kreator konten digital Ratu Aulia resmi memperkenalkan parfum perdananya bertajuk “Blooming in the Dark”, menandai langkah baru dirinya memasuki industri beauty dan fragrance.

Produk tersebut diluncurkan melalui kolaborasi dengan Eloi Coco, perusahaan parfum Indonesia yang telah berpengalaman lebih dari empat dekade di industri fragrance.

Peluncuran ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi publik yang sebelumnya muncul setelah perubahan arah konten Ratu Aulia di media sosial. Dalam beberapa pekan terakhir, ia tampil dengan konsep visual yang lebih estetis, clean, dan misterius, memicu dugaan adanya proyek baru yang tengah dipersiapkan.

Berbagai nama brand parfum lokal sempat dikaitkan oleh warganet, namun pengumuman resmi menunjukkan bahwa Ratu memilih bekerja sama dengan Eloi Coco yang dikenal sebagai pemain lama di industri parfum nasional.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis yang menunjukkan keseriusan Ratu Aulia dalam membangun bisnis di luar dunia konten digital, khususnya pada sektor beauty dan lifestyle.

Parfum “Blooming in the Dark” mengusung filosofi tentang proses bertumbuh dan menemukan potensi diri, bahkan dalam kondisi yang tidak selalu ideal. Konsep tersebut disebut sejalan dengan perjalanan karier Ratu Aulia yang berkembang dari kreator digital menuju figur publik sekaligus pelaku bisnis.

Dari sisi aroma, parfum ini menghadirkan karakter floral dengan sentuhan Bulgarian Rose sebagai salah satu bahan utama. Aroma dibuka dengan kesegaran bergamot, dilanjutkan nuansa mawar yang feminin, lalu ditutup dengan kehangatan amber, musk, serta tonka bean yang memberi kesan elegan dan tahan lama.

Tidak hanya dari komposisi aroma, keunikan produk ini juga terlihat pada desain botol yang dibuat secara handmade menggunakan teknik splash coating yang diaplikasikan secara manual. Proses tersebut membuat setiap botol memiliki tampilan berbeda sehingga lebih personal dan eksklusif.

Manager Ratu Aulia, Muhammad Bobby, mengatakan proyek ini telah dipersiapkan dalam waktu yang tidak singkat dengan mempertimbangkan kualitas produk serta makna yang ingin disampaikan kepada konsumen.

“Kami melihat bahwa Ratu memiliki visi yang kuat untuk menciptakan sesuatu yang bukan hanya relevan secara tren, tetapi juga memiliki makna. Pemilihan Eloi Coco bukan tanpa alasan, kami membutuhkan partner yang memiliki pengalaman dan kualitas produksi yang sudah teruji,” kata Bobby.

Ia menyebut “Blooming in the Dark” merupakan representasi perjalanan personal Ratu Aulia sekaligus bentuk komitmen untuk menghadirkan produk yang mampu memberikan pengalaman emosional bagi para pengguna.

Dengan antusiasme publik yang telah terbangun sejak fase spekulasi, parfum tersebut diproyeksikan menjadi salah satu produk fragrance lokal yang banyak diperbincangkan tahun ini, sekaligus membuka peluang pengembangan lini bisnis baru di industri beauty dan lifestyle.

 

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026