Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyatakan melakukan upaya percepatan pembangunan rumah layak huni bagi warga yang rumahnya ambruk di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Kita targetkan 14 hari rampung pembangunannya. Bismillah kita bangun, lurah agar meminta masyarakat gotong-royong untuk membantu proses pembangunan," kata bupati saat meninjau rumah masyarakat penerima manfaat bantuan pembangunan rumah layak huni di Karawang, Kamis.

Terdapat dua penerima manfaat bantuan pembangunan rumah layak huni atas nama Samih (61) warga Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat, serta Mutiah (66) warga Kelurahan Karawang Wetan Kecamatan Karawang Timur.

Baca juga: Pemkab Karawang bangun 2.249 rumah tidak layak huni
Baca juga: Bupati Karawang tinjau langsung pelaksanaan program rumah layak huni pastikan tepat sasaran

Kedua rumah milik Samih dan Mutiah selanjutnya akan segera dibangun setelah sebelumnya ambruk. Pembangunannya ditargetkan rampung selama 14 hari.

Salah seorang penerima program rumah layak huni, Samih mengaku rumahnya sebelumnya roboh karena sudah lama tak diperbaiki.

"Ya kondisi bangunannya memang sudah lama, material kayu-kayunya juga sudah lapuk, jadi roboh," katanya.

Saat ini Samih yang tinggal di rumahnya sendiri karena anak-anaknya berada di luar daerah, terpaksa mengungsi di rumah tetangga karena rumahnya tidak bisa ditempati akibat ambruk.

Baca juga: Pemkab Karawang gandeng Baznas dan swasta dalam lancarkan pembangunan rutilahu

Ia mengaku sudah mengungsi di rumah tetangganya selama dua bulan terakhir.

Penerima program rumah layak huni lainnya, Mutiah mengaku rumahnya ambruk setelah diterjang angin kencang sekitar dua pekan lalu.

Meski demikian, ia bersama keluarganya tetap bertahan di rumahnya dengan kondisi seadanya.

Ia mengaku bersyukur mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang dalam program rumah layak huni, sehingga ia dan keluarganya ke depan bisa tinggal di rumah yang benar-benar layak huni.

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026