Bogor (Antaranews Megapolitan) - Kehadiran kedai Kopi Abah di wilayah Kabuapten Bogor, Jawa Barat yang resmi dibuka merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan karena menjadi benteng pertahanan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dewan Pembina Santri Millenial Centre (Simac), Gus Syauqi Ma'ruf Amin di Bogor, Jumat menjelaskan Kopi Abah ini komitmen pikiran arus bawah, di mana kekuatan yang sesungguhnya adalah kekuatan rakyat.

"Salah satunya melalui kopi," ujarnya di Warung Kopi Pemula, Jalan Alternatif Babakan Tengah, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Putra calon Wakil Presiden Indonesia KH Ma'ruf Amin ini mengatakan Kopi Abah selain pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga menjadi sarana penghubung antara kaum muda milenial dengan para orang tua.

"Kopi Abah adalah solusi untuk menghancurkan kebuntuan sekaligus menjadi tempat bagi semua kelompok dan golongan untuk membangun
Indonesia," jelas.

Gus Syauqi menyebutkan bahwa selain keberadaan Kopi Abah di Bogor, sebelumnya sudah ada di daerah-daerah seperti Kota Bekasi, Cirebon, Jakarta, Bandung, Ngawi, hingga Nganjuk.

Melalui organisasi Simac ini terbentuknya Kopi Abah dan akan berkomitmen akan konsiten untuk mendorong sejuta usahawan yang dimotori kaum santri di Indonesia.  Terpenting kata dia, kaum millenia harus diberikan motifasi dan difasilitasi.

"Akan kita gerakan terus,  dan gerakan ini harus propesional tidak asal saja harus menjadi prinsip membangun.

Ketua Umum Simac sekaligus Direktur Kopi Abah, Nur Rohman mengatakan bahwa pihaknya akan menjadikan Kopi Abah sebagai sarana pemberdayaan kaum milenial.Mulai dari memberikan pelatihan, konsep pemasaran, penjualan, hingga penyediaan infrastrukturnya.

"Selama ini industri kopi nasional belum diberdayakan secara maksimal. Melalui Kopi Abah, bertekad membawa kopi menjadi sebuah heritage, kekayaan yang menjadi kebanggaan bangsa," ujarnya.

Pewarta: Mayolus Fajar Dwiyanto/Muhammad Irwan Supriyadi

Editor : Feru Lantara


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2019