Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menggunakan metode mekanis untuk pertama kalinya dalam perbaikan Jalan Letjen Ibrahim Adjie Kecamatan Bogor Barat guna meningkatkan kualitas dan ketahanan konstruksi jalan.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Bogor, Selasa, mengatakan metode mekanis dipilih agar hasil pelapisan jalan lebih rata dan padat dibandingkan dengan metode manual.

“Pelapisan jalan dengan metode mekanis ini dilakukan agar kualitas jalan terjaga dengan baik. Prosesnya menggunakan alat berat, sehingga hasilnya lebih rata dan padat dibandingkan metode manual,” ujar dia.

Baca juga: Wali Kota Bogor minta Dinas PUPR segera perbaiki jalan berlubang di Tajur

Metode mekanis merupakan teknik perawatan dan konstruksi jalan yang memanfaatkan alat berat seperti motor grader, road roller, dan asphalt finisher untuk meratakan, membentuk, serta memadatkan material secara efisien dan presisi.

Dia menjelaskan perbaikan Jalan Letjen Ibrahim Adjie merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah kota, khususnya di Bogor Barat yang memiliki mobilitas cukup tinggi.

Ia mengharapkan penggunaan alat berat dalam proses pengerjaan mampu memperpanjang usia layanan jalan serta meminimalkan kerusakan dini akibat beban kendaraan dan faktor cuaca.

Baca juga: DPRD Kota Bogor ingatkan Pemkot evaluasi dan perbaiki sistem drainase

Selama proses pengerjaan, Pemkot Bogor mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga keselamatan serta kelancaran pekerjaan.

Pemkot Bogor menargetkan perbaikan Jalan Letjen Ibrahim Adjie dapat dituntaskan pada Mei 2026. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan proses pengadaan material, termasuk ketersediaan agregat dan aspal hotmix.

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026