Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Kyiv sedang berupaya mendapatkan jaminan keamanan jangka panjang dari AS yang dapat berlangsung setidaknya 30 tahun untuk memberikan stabilitas bagi investor internasional.

Zelenskyy mengatakan Washington telah mengusulkan jaminan yang berlaku selama 15 tahun, namun Ukraina menginginkan jangka waktu yang lebih lama, katanya kepada kepada wartawan di sela-sela Konferensi Keamanan Munich,

"Hari ini kami mendapat usulan dari pihak Amerika untuk jangka waktu 15 tahun, tetapi kami ingin jangka waktu 20 tahun lebih, sekitar 30-50 tahun. Itu tergantung pada apa yang diputuskan oleh pemerintah dan Kongres," ujarnya.

Zelenskyy mengatakan jaminan lima hingga 10 tahun tidak akan cukup untuk meyakinkan investor, yang memerlukan jaminan keamanan yang lebih tahan lama.

Dia juga berharap perang akan berakhir tahun ini, dan menyarankan Moskow menyesuaikan pendekatan diplomatiknya.

"Rusia mengganti ketua kelompok perundingan ke Medinsky. Tampaknya mereka ingin menunda pengambilan keputusan," kata Zelenskyy, seraya menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bertujuan untuk menguasai seluruh wilayah Donbas untuk "menjual" kemenangan kepada publik Rusia.

Mengenai tawanan perang, Zelensky mengatakan ada kemungkinan pertukaran “semua untuk semua” jika Moskow menyetujuinya. Dia mengatakan Rusia menahan sekitar 7.000 tentara Ukraina, sementara Ukraina menahan lebih dari 4.000 tentara Rusia.

Zelenskyy juga menegaskan kembali posisi Kiev mengenai integritas wilayah, khususnya di Ukraina Timur, dengan mengatakan pihaknya tidak akan pernah menarik pasukan.

 

Sumber: Anadolu

Baca juga: Zelenskyy sebut AS minta perang Ukraina dan Rusia diakhiri tengah tahun ini

Baca juga: AS, Rusia dan Ukraina kembali bertemu untuk pembicaraan trilateral, Rabu

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026