Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor melengkapi Pasar Leuwiliang dengan dua studio bioskop sebagai bagian dari pengembangan pasar modern di wilayah barat.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan di Cibinong, Minggu  mengatakan, penambahan fasilitas hiburan tersebut ditujukan untuk meningkatkan daya tarik pasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang.

“Kami sudah berkomunikasi dengan penyedia layanan bioskop. Untuk tahap awal direncanakan akan dibangun dua studio terlebih dahulu,” ujar Haris.

Baca juga: Pemkab Bogor mulai pembangunan Pasar Rakyat Leuwiliang usai kebakaran

Ia menjelaskan, kehadiran bioskop tidak akan mengubah fungsi utama Pasar Leuwiliang sebagai pasar rakyat. Sebaliknya, fasilitas itu diharapkan menjadi magnet pengunjung yang berdampak pada peningkatan transaksi pedagang.

Menurutnya, konsep tersebut menghidupkan kembali peran pasar sebagai ruang aktivitas sosial dan hiburan masyarakat. Leuwiliang, kata dia, pernah memiliki bioskop yang menjadi pusat keramaian warga pada masanya.

“Saat ini pembangunan Pasar Leuwiliang masih terus berjalan dan progres sudah mendekati 50 persen. Target kontrak memang Desember, tetapi kami dorong agar bisa lebih cepat,” katanya.

Baca juga: Pj Bupati Bogor kaji perubahan status Pasar Leuwiliang jadi pasar induk

Selain bioskop, pengembangan pasar juga akan diarahkan menjadi kawasan yang lebih modern dengan menghadirkan ragam kuliner serta fasilitas penunjang lainnya.

Haris memastikan pengembangan tersebut tetap mengutamakan pedagang lokal. Segmen pasar akan diatur agar dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat tanpa menggeser pedagang yang sudah ada.

“Jika terealisasi, pasar ini diharapkan menjadi salah satu ikon baru pusat aktivitas ekonomi dan hiburan masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor,” ujar Haris.

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026