Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama berbagai komponen mulai menggiatkan kegiatan kerja bakti bersih lingkungan yang diawali di kawasan ring road selatan daerah tersebut guna membudayakan gerakan Bantul Aman Sehat Resik dan Indah (ASRI).

"Kegiatan kerja bakti bersih lingkungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten  Bantul Agus Budiraharja usai kerja bakti di Bantul, Jumat.

Menurut dia, kerja bakti tidak akan berhenti pada kegiatan seremonial, namun Bantul akan melanjutkan kerja bakti melalui Gerakan Bantul ASRI, yang akan dilaksanakan secara rutin, baik dalam basis harian di lingkup kantor maupun mingguan di lingkungan sekitar.

Sekda mengatakan, sebagai wilayah selatan DIY, Bantul memiliki tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan, aliran sungai yang bermuara di Bantul, serta potensi kiriman sampah dari utara meningkatkan risiko penumpukan sampah. Hal ini menuntut adanya gerakan kolektif dan berkelanjutan.

"Untuk itu, kalau masyarakat Bantul dan kita semua tidak menjaga kebersihan lingkungan, kita tidak menjaga indikator-indikator lingkungan dengan baik, tentu kita juga akan mendapatkan risiko yang lebih tinggi," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, aparat TNI, Polri, dan jajaran birokrasi diharapkan tidak hanya merencanakan dan melaksanakan kegiatan, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kebersihan.

Dengan lingkungan yang bersih dan tempat kerja yang nyaman, diharapkan tercipta peningkatan motivasi kerja sekaligus kualitas hidup masyarakat Bantul.

"Gerakan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat bahwa kebersihan bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan pembudayaan kerja bakti secara konsisten, Bantul diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang aman, sehat, resik, dan indah sesuai semangat Bantul ASRI," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, wilayah ring road selatan dipilih untuk mengawali kerja bakti, mengingat masih ada oknum yang membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan nasional tersebut.

Meski telah berulang kali dibersihkan, praktik pembuangan sampah liar masih terus terjadi. Oleh karena itu, Pemkab Bantul berpesan agar masyarakat semakin meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kebersihan.

"Seluruh masyarakat Bantul dan sekitarnya termasuk masyarakat Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, kami mohon harus menjaga wilayah DIY ini agar tetap bersih, asri, jangan buang sampah sembarangan," katanya.

Dia menegaskan, Kabupaten Bantul memiliki peraturan daerah (perda) yang di antaranya mengatur larangan membuang sampah sembarangan.

"Ke depan kita akan tempatkan pos untuk menjaga, bahkan menangkap oknum atau pihak yang masih membuang sampah sembarangan," katanya.

Baca juga: KLH luncurkan Gerakan Bersih Sampah di Lingkungan Sekitar dan Kantor secara serentak

Baca juga: Pangkalpinang galakkan gerakan sungai bersih sebagai mitigasi banjir

 

Pewarta: Hery Sidik

Editor : Erwan Muhadam


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026