Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengajak para petani dan seluruh masyarakat mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sebagai upaya mendorong pencegahan dan deteksi dini penyakit dan pemenuhan layanan pemeriksaan kesehatan dasar bagi masyarakat.
"Sudah disampaikan bahwa Program CKG tahun 2025 mencapai 70 juta warga, dan sekarang tantangan kita tahun ini menyasar 136 juta," kata Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Niken Wastu Palupi, usai meninjau CKG para petani di Pos UKK (Pos Upaya Kesehatan Kerja) Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jabar, Kamis.
Seiring dengan tingginya target sasaran program CKG tahun ini, Niken mengajak seluruh masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk para petani untuk mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis.
Baca juga: Menkes sebut CKG mampu perkaya data BGSI untuk kembangkan pengobatan presisi
Baca juga: Kemenkes sebut warga masih banyak yang takut diperiksa kesehatannya
Disebutkan, cek kesehatan ini dilakukan setahun sekali. Jadi bagi masyarakat yang telah mengikuti cek kesehatan pada tahun lalu, juga harus dilakukan pula cek kesehatan pada tahun ini.
"Pada kesempatan ini kami sampaikan pula, bagaimana kami menjemput bola untuk melakukan cek kesehatan gratis. Sebelumnya hanya digelar di Puskesmas, sekarang sudah dilaksanakan di sekolah-sekolah, serta di tempat kerja formal dan informal," katanya.
Selain itu, petugas Program Cek Kesehatan Gratis juga melakukan jemput bola ke komunitas-komunitas. Ke depan juga akan digelar cek kesehatan di terminal-terminal. Sebab harapannya semua lapisan masyarakat mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis.
Baca juga: Kemenkes alokasikan fasilitas tambahan alat rekam jantung perkuat program CKG
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Barat Kementerian Pertanian Detia Tri Yunandar menyampaikan agar pada tahun ini 100 persen petani dapat mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis.
"Jadi mohon dukungannya Kemenkes, para penyuluh dan pihak lainnya dapat mendorong dan memantau agar Program Cek Kesehatan Gratis ini benar-benar diikuti oleh para petani," katanya.
Tenaga Ahli Utama Bakom RI Hariqo Satria Wibowo, menyampaikan realisasi Program Cek Kesehatan Gratis yang diikuti 70 juta warga itu bisa dikatakan luar biasa.
Ia menilai capaian itu merupakan angka terbesar dalam sejarah dalam pemeriksaan kesehatan preventif di Indonesia.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026