Dewan Eksekutif Nasional (DEN) Rampai Nusantara menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk memantapkan program kerja organisasi menuju tahun 2026, dan menegaskan mendukung institusi Polri tetap berada di bawah Presiden sebagaimana amanat Reformasi.

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, di Bogor, Sabtu menyatakan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian penting dari semangat Reformasi untuk menjaga profesionalisme dan netralitas institusi kepolisian.

“Kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden sebagaimana amanat Reformasi. Hal ini penting untuk memastikan Polri tetap profesional, netral, dan fokus pada tugas utama menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Semar.

Ia menyampaikan bahwa Rapat Kerja merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya serta merumuskan langkah-langkah strategis organisasi ke depan.

“Raker ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai upaya pemantapan program kerja Rampai Nusantara untuk tahun 2026,” lanjutnya.

Ke depan, Rampai Nusantara akan semakin menggiatkan kerja-kerja sosial yang selaras dengan program pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.

"Kita ingin memaksimalkan kontribusi kemanfaatan bagi seluruh masyarakat, sesuai tujuan dasar organisasi ini dibentuk." Pungkas Semar

Selain kerja sosial, Rampai Nusantara juga menegaskan komitmennya untuk semakin aktif dalam agenda pelestarian alam dan lingkungan hidup sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

Di sisi internal, Rampai Nusantara juga berfokus pada peningkatan kapasitas anggota di seluruh Indonesia agar kehadiran organisasi dapat memberikan manfaat langsung bagi anggota maupun masyarakat luas.

Melalui Rapat Kerja DEN ini, Rampai Nusantara berharap dapat menghasilkan program-program yang konkret, berdampak, serta berkontribusi positif bagi pembangunan sosial, pelestarian alam, penguatan organisasi, dan stabilitas nasional.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026