Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat satu orang dinyatakan hilang akibat banjir di Kota Padangsidimpuan,

Berdasarkan Laporan yang diterima di Medan, Selasa menyebut korban yang merupakan warga Kecamatan Padangsidimpuan Selatan diduga hanyut.

Pusdalops mencatat bencana banjir diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang sudah melanda tiga hari.  

Akibat peristiwa tersebut, Pusdalops mendata sedikitnya 220 jiwa terdampak yang tersebar di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan Kecamatan Padangsidimpuan.

Untuk jumlah pengungsian, korban luka-luka maupun korban meninggal dunia tercatat nihil.

Baca juga: Banjir rendam 183 hektare lahan pertanian di Padang Pariaman Sumbar
Baca juga: 1.459 rumah di Batang Kapas Sumbar terendam banjir
Baca juga: Banjir rendam lima desa di Kabupaten Kampar Riau

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut

Yuyun sapaan akrabnya mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

"Pemerintah setempat melakukan koordinasi, melakukan asesmen, melakukan evakuasi dan mendirikan dapur umum," ujarnya.

Selain itu, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dengan BPBD Kota Padangsidimpuan dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025