Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) fokus mengantisipasi proses radikalisasi di ruang digital saat ini.

Dalam acara Penguatan Kampus Kebangsaan di Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Kamis (23/10), Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono menegaskan radikalisasi di ruang siber kini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam upaya pencegahan terorisme di Indonesia.

“Jadi itu lah yang kami antisipasi saat ini, yakni radikalisasi di ruang digital itu yang sekarang kami lebih fokuskan," kata Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan kampus agar tidak terpapar paham radikal, baik secara konvensional maupun di ruang siber.

BNPT, kata dia, berkomitmen membangun kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi untuk memperkuat daya tangkal generasi muda terhadap penyebaran paham radikal di dunia digital sekaligus mempertegas peran kampus sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran kebangsaan di era teknologi.

Maka dari itu, BNPT bersinergi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dalam memperkuat edukasi dan literasi kebangsaan dalam menangkal penyebaran paham radikal terorisme melalui penyelenggaraan kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025