Mantan Menteri Perdagangan RI (2019-2020) Agus Suparmanto dideklarasikan oleh sejumlah kalangan PPP sebagai Kandidat Ketua Umum PPP pada Senin malam (15/09/2025) di Jakarta.

Agus Suparmanto dinilai sebagai figur eksternal yang memiliki potensi memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak hanya karena pengalaman di kabinet selama satu tahun menjabat sebagai Menteri Perdagangan namun juga memiliki kekuatan finansial yang dipandang mapan.

Pengamat Politik Citra Institute Efriza dalam keterangannya, Rabu menilai, sejumlah kasus yang terjadi dan diduga melibatkan Agus Suparmanto akan menjadi pemberat dirinya untuk maju menjadi kandidat Ketua Umum PPP.

“Tentu ini tidak mudah bagi Agus Suparmanto, bahkan kasus-kasus impor baik pakaian bekas, gula hingga bawang putih, yang telah menjadi rekam berita dirinya di ingatan publik akan membuatnya semakin berat secara reputasi untuk maju sebagai calon ketua umum PP," ujar Efriza.

Hal yang juga memberatkan bagi Agus Suparmanto ialah dirinya merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa, dan tidak memiliki ikatan emosional dengan kader partai murni yang juga akan menjadi pemilik hak suara pada Muktamar X PPP akhir September 2025.

“PPP secara kultural cukup kuat, dan agak janggal melihat calon Ketum PPP berasal dari Partai lain, resikonya nilai perjuangan partai ini tidak akan terasa, terlebih belakangan dukungan mayoritas DPW dan DPC PPP justru mengalir pada Mardiono” tambahnya.

Jelang Muktamar X PPP di Jakarta pada 27-29 September 2025 setidaknya sejumlah nama kandidat Ketua Umum terus bermunculan mulai dari Muhamad Mardiono, Amran Sulaiman, hingga Agus Suparmanto, sejumlah kalangan menilai konsolidasi internal akan menjadi kunci sukses PPP kembali bangkit pada Pemilu 2029.

Pewarta: Feru Lantara

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025