Keadaan ekonomi sekarang sedang mengalami pelemahan di berbagai sektor khususnya Industri. Di samping melemahnya daya beli rakyat sehingga semakin sedikit berbelanja barang produksi juga pasar internasional yang semakin tidak menentu utamanya pengenaan tarif masuk Amerika Serikat 32% bahkan bisa lebih. 

Dalam sambutan saat acara Musyawarah Unit Serikat Pekerja PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR, Ketua Umum DPP KSPSI Moh Jumhur Hidayat mengatakan bahwa kerja keras semua pihak adalah bagaimana meningkatkan daya beli rakyat. Salah satu caranya adalah jangan memajaki rakyat yang penghasilannya di bawah Rp. 10 juta. 

"Naikan Penghasilan Tidak Kena Pajak di bawah Rp. 10 juta per bulan. Dengan penghasilan yang kecil itu bila tidak dipajaki lagi lumayan bisa meningkatkan uang yang beredar di masyarakat", ucap Jumhur

Suasana acara Musyawarah Unit Serikat Pekerja PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR. (Antara/Rilis).

Selanjutnya kata Jumhur bila daya beli rakyat ini rendah maka akan menimbulkan masalah ekonomi yang sangat serius. Berbagai kebijakan untuk meningkatkan pendapatan rakyat perlu dilakukan. 

"Penetapan harga gabah Rp. 6.500 per Kg itu bagus dan harus dipastikan terjadi dengan cara diawasi. Bila petani di desa memiliki uang maka juga akan memunculkan permintaan pasar barang-barang produksi dan industri akan tumbuh", tegas Jumhur

Lebih tegas lagi, Jumhur mengajak kaum buruh Indonesia untuk berjuang memberantas korupsi dan bukan hanya korupsi anggaran negara namun juga korupsi kebijakan yang menghambat pemasukan negara dan pemerataan pendapatan dari pengelolaan sumberdaya alam. Baik itu sumberdaya alam yang bisa terbarui maupun yang tidak bisa terbarui.

"Korupsi-korupsi seperti itulah yang menyebabkan rakyat semakin miskin dan menderita", pungkas Jumhur.
 

Pewarta: Rilis

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025