Karawang (Antaranews Megapolitan) - Para pelaku usaha kecil dan menengah atau perajin boneka di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengeluhkan permasalahan bahan baku dan pemasaran.

Para perajin boneka di wilayah Cikampek yang terkenal dengan kampung boneka itu mengeluhkan permasalahan tersebut kepada Calon Wakil Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi di Cikampek, Karawang, Kamis.

Dedi yang maju pada Pemilihan Gubernur Jabar 2018 mendampingi Deddy Mizwar datang ke wilayah Cikampek untuk memanfaatkan jadwal hari pertama kampanye.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini disambut meriah oleh para perajin dan warga di sekitar Jalan Stasiun Baru, Cikampek.

Dalam kunjungan itu diketahui kalau kampung boneka di wilayah Cikampek sudah ada cukup lama dan sudah dikenal. Namun para perajin di daerah itu kini menghadapi problem pemasaran. Mereka tidak memiliki pelanggan tetap baik dalam partai besar maupun kecil.

"Kami tidak ada agen atau sejenisnya," kata Eman (50), seorang perajin boneka.

Selain problem pemasaran, perajin setempat juga memiliki problem ketersediaan bahan baku. Awalnya, mereka mencari bahan limbah garmen untuk membuat boneka dari pabrik garmen di Purwakarta dan Karawang. Tetapi, kian hari, harga bahan baku tersebut kian mahal.

Terkait dengan permasalahan itu, Dedi Mulyadi menyampaikan perlu ada perlindungan secara holistik bagi para perajin boneka tersebut.

"Perajin boneka di sini harus dilindungi dan ditingkatkan kapasitasnya. Mereka ini kan pelaku UMKM, itu sektor riil, dan langsung berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat kecil," kata Dedi. 

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018