Cikarang (Antaranews Megapolitan) - DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan proyek pelembaran jalan dengan membebaskan lahan di ruas Jalan Cikarang Cibarusah Cikarang Selatan hingga Serang Baru sampai saat ini belum tuntas.

"Dikarenakan adanya proyek mangkrak tersebut mengakibatkan sering terjadi kecelakaan lalulintas," kata Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Cecep Noor di Kabupaten Bekasi, Rabu.

Menurut dia ruas jalan tersebut juga sering disebut jalur tengkorak oleh masyarakat. Ini dikarenakan pada jalan tersebut sering kali menyebabkan kecelakaan.

Selain itu bila hujan tiba maka sekitar jalan tersebut menjadi licin dan tak jarang adanya genangan setinggi 20 centimeter dari permukaan tanah.

Namun berdasarkan informasi yang diterima, untuk pembebasan Iahan pada ruas jalur tersebut hingga saat ini baru mencapai 70 persen.

Dan sebesar 30 persen masih terkendala dengan kelengkapan administrasi kepemilikan Iahan.

Ia menambahkan dalam hal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengucurkan dana sebesar Rp50 miliar yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) 2017.

Namun anggaran yang disediakan ternyata tidak terserap secara maksimal, guna melakukan pembayaran pembebasan lahan.

Ini dikarenakan sikap masyarakat yang kurang koperatif dalam mengurus surat-surat kepemilikan tanah.

Sehingga kemungkinan baru dibayarkan menggunakan APBD 2018 ini setelah pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Sementara itu, Camat Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sofyan Hadi mengatakan pada daerahnya, masih terdapat 40 bidang tanah yang belum tuntas.

Dan mayoritas, bidang tanah itu belum dibebaskan karenanya adanya persoalan admnisitrasi kepemilikan yang belum terselesaikan berdasarkan kelengkapan dokumen pemiliknya.

Dalam hal ini, berharap agar ketika proses pembebasan lahan sudah selesai, pembangunan jalan dapat segera terlaksana. Pasalnya tingkat kemacetan pada arus lalulintas di daerah tersebut cukup padat.

Sehingga bila proyek itu tidak segera berjalan maka akan membuat kemacetan dan juga dapat menimbulkan adanya kecelakaan lalulintas karenanya jalan licin maupun adanya genangan air akibat hujan.

Pewarta: Mayolus Fajar Dwiyanto

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018