Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan 25 hektare sawah yang baru ditanami padi terdampak banjir di wilayah itu.

"Hasil pendataan yang kita lakukan di lapangan ada 25 hektare sawah petani di Kecamatan Bermani Ulu yang terdampak banjir, bahkan 1,5 hektare di antaranya harus ditanam ulang karena semuanya hanyut dibawa banjir," kata Kepala Distankan Rejang Lebong Amrul Eby, Minggu.

Hujan deras berhari-hari menyebabkan Sungai Air Pikat meluap dan merendam sawah di beberapa desa.

Berdasarkan pendataan lapangan, sawah petani yang terdampak banjir ini digarap oleh 44 kelompok tani Kecamatan Bermani Ulu yang tersebar di Desa Tebat Pulau, Desa Air Pikat, dan Desa Tebat Tenong Dalam.

Umur tanam padi pada sawah terdampak banjir ini rata-rata 14 hari hingga 30 hari. 

Baca juga: Dinas Pertanian Bekasi mitigasi cegah dampak hujan genangi areal persawahan
Baca juga: Ratusan hektare sawah di Situbondo kebanjiran
Baca juga: Puluhan hektare sawah terendam luapan Danau Limboto

 

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025