Bogor (Antara Megapolitan) - Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor, Jawa Barat, menyediakan 100 jenis suvenir serba panda menyusul adanya koleksi satwa panda di lokasi wisata konservasi itu.

"Kami menyediakan 100 jenis suvenir panda, mulai dari kaos, topi, bando, dompet, sampai bola basket juga serba panda," kata Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang di Bogor, Kamis.

Suvenir panda khusus tersedia di toko suvenir yang ada di lantai dua Istana Panda Indonesia. Harga suvenier bervariasi mulai dari harga terendah Rp15 ribu sampai ratusan ribu.

"Semua suvenir buatan dalam negeri, kualitasnya ekspor," kata Jansen.

Sepasang panda raksasa Cai Tao dan Hu Chun didatangkan dari tempat penangkarannya di Chengdu, Provinsi Sinchuan, Tiongkok, tiba di Indonesia pada 28 September 2017. Kedua panda ini menjalani masa karantina di rumah barunya TSI Cisarua, Bogor.

Program karantina berjalan selama satu bulan di kawasan konservasi terpadu TSI Cisarua, Bogor, terletak di ketinggian 1.800 mdpl, dalam sebuah lingkungan alam yang dirancang meniru habitat alami panda di Tiongkok.

Menurut Jansen, proses karantina dilakukan guna memastikan sepasang panda ini dapat beradaptasi dengan baik dan layak dengan iklim, cuaca, lingkungan dan habitat di Cisarua, Bogor.

"Proses karantina berjalan baik, semua diperiksa, mulai kesehatan tubuhnya, gigi, darah, dan semuanya lengkap," kata Jansen.

TSI bahkan menyediakan rumah sakit khusus panda, tidak disatukan dengan dengan rumah sakit satwa lainnya. Hal tersebut agar lebih fokus, mengingat panda adalah satwa yang spesial.

"Rumah sakit panda dilengkapi pemeriksaan laboratorium, meja operasi, semuanya sendiri, tidak bercampur dengan satwa lain," kata Jansen.

Dua panda raksasa tersebut merupakan pasangan Cai Tao panda jantan berusia tujuh tahun lahir 8 September 2010 berbobot 128 kilogram (kg) dan Hu Chun panda betina berbobot 113 kg, lahir pada tanggal 4 Agustus 2010.

Pewarta: Laily Rahmawaty

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017