Bogor (Antara Megapolitan) - Pembukaan Bogor Art Festival berlangsung semarak disaksikan warga yang tumpah ruah di lokasi "car free day" ditandai dengan pawai budaya diikuti puluhan mahasiswa dan juga wali kota.

Kota Bogor, Jawa Barat menggelar Bogor Art Festival merupakan agenda tahunan dalam rangka melestarikan seni dan budaya nusantara kepada masyarakat luas.

Bogor Art Festival dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Shahlan Rasyidi di lokasi "car free day" Jl Sudirman, Minggu.

Peserta pawai berjalan dari Gedung Wanita menuju Museum Peta, menampikan kostum tradisional daerah masing-masing di Indonesia.

"Misi dari Bogor Art Festival adalah mengenalkan seni dan budaya kepada masyarakat, khususnya kaum muda," kata Hanief Al Naufal, Ketua Humas Bogor Arth Festival.

Hanief menjelaskan Bogor Art Festival merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor.

Festival kali ini merupakan yang ketujuh kalinya, berlangsung beberapa rangkaian kegiatan dimulai dari Oktober hingga penutupan bulan Desember.

Setelah pembukaan 8 Oktober, rangkaian berikutnya digelal 14 dan 21 Oktober yakni kompetisi seni terdiri dari berbagai lomba seperti lomba seni, film pendek, poster, tulis cerita, lukisan, dan puisi.

"Peserta diikuti oleh mahasiswa dan juga masyarakat umum," katanya.

Selanjutnya tanggal 11 November akan ada expo kuliner diikuti oleh mahasiswa dan UMK, tersedia belasan stand.

"Kami bekerja sama dengan Dinas UMKM Kota Bogor, untuk menyelenggarakan expo kiliner ini," kata Hanief.

Bogor Art Festival masih berlangsung di tanggal 12 dan November yakni lomba tingkat nasional berupa lomba tari tradisional, photografi, dan paduan suara.

Tangga 17 Desember menjadi puncak acara sekaligus penutupan Bogor Art Festival yang akan menghadirkan penyanyi Indonesia.

"Jadi hampir setip akhir pekan selalu ada acara," kata.

Hanief menyebutkan Bogor Art Festival selain untuk menghidupkan kembali kesenian dan kebudayaan nasional, khususnya Sunda juga untuk mendorong pergerakan ekonomi di masyarakat.

Dalam setiap kegiatan berkaitan seni dan budaya selalu mengundang pelaku-pelaku usaha untuk berjualan di sekitar lokasi.

"Menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan seni dan budaya," katanya.

Selain FEM IPB berkomitmen untuk meningkatkan minat dan kreativitas mahasiswa dan masyarakat umumnya di bidang seni dan budaya.

"Bogor Art Festival juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa FEM IPB dalam mengkoordinir sebuah kegiatan," kata Hanief.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengapresiasi penyelenggaraan Bogor Art Festival yang diselenggarakan oleh FEM IPB.

"Festival ini rutin digelar, membangun kembali kecintaan generasi muda akan kesenian dan kebudayaan, di tengah arus globalisasi saat ini, kata Bima.

Selain itu, Bima berharap Bogor Art Festival jadi salah satu daya tarik untuk menambah jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bogor.

Pewarta: Laily Rahmawaty

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017