Karawang, 30/10 (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengumpulkan sejumlah tim sukses tiga pasangan calon bupati/wakil bupati yang akan maju pada pemilihan kepala daerah menjelang penetapan nomor urut calon.
"Untuk mempersiapkan berbagai teknis penetapan nomor urut calon, kami akan mengundang tim sukses masing-masing pasangan calon. Sehingga penetapan nomor urut calon itu nantinya akan lebih transparan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta, Deni Ahmad Haidar, saat dihubungi ANTARA, Selasa.
Dikatakannya, pertemuan antara anggota KPU dengan masing-masing tim sukses calon bupati/wakil bupati juga dilakukan dalam rangka berkoordinasi untuk kelancaran prosesi penetapan nomor urut calon yang akan digelar dalam beberapa waktu ke depan.
Pada Senin (29/10), KPU Purwakarta menetapkan tiga pasangan calon bupati/wakil bupati yang dipastikan akan maju pada Pilkada Purwakarta, Desember 2012.
"Sesuai hasil rapat pleno KPU Purwakarta, yang lolos verifikasi ada tiga pasang calon dari empat pasang bakal calon yang mendaftar ke KPU," kata Deni.
Tiga pasang bakal calon bupati/wakil bupati yang ditetapkan menjadi calon adalah pasangan Burhan Fuad-Oni S Sandy (Partai Demokrat), Dedi Mulyadi-Dadan Koswara (Partai Golkar, PDIP, PKB, Hanura, Gerindra dan PDP), serta Dudung B Supardi-Yogie Mochamad (PPP, PAN dan PKS).
Sedangkan satu pasang bakal calon lainnya yang maju melalui calon perseorangan, Yoyo Yahya-Cecep Buhori tidak lolos verifikasi tidak memenuhi persyaratan minimal dukungan.
Berdasarkan ketentuan, bakal calon dari jalur perseorangan harus memiliki dukungan sekitar 30.027 orang. Setelah diverifikasi, pasangan bakal calon perseorangan itu masih memiliki kekurangan dukungan sebanyak 8.045 orang.
Menurut Deni, pasangan bakal calon bupati/wakil bupati dari jalur perseorangan itu telah dua kali diberikan kesempatan untuk melengkapi kekurangan surat dukungan.
"Tetapi sampai batas waktu yang ditetapkan masih terdapat kekurangan surat dukungan," kata dia.
Ali Khumaini
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2012
"Untuk mempersiapkan berbagai teknis penetapan nomor urut calon, kami akan mengundang tim sukses masing-masing pasangan calon. Sehingga penetapan nomor urut calon itu nantinya akan lebih transparan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta, Deni Ahmad Haidar, saat dihubungi ANTARA, Selasa.
Dikatakannya, pertemuan antara anggota KPU dengan masing-masing tim sukses calon bupati/wakil bupati juga dilakukan dalam rangka berkoordinasi untuk kelancaran prosesi penetapan nomor urut calon yang akan digelar dalam beberapa waktu ke depan.
Pada Senin (29/10), KPU Purwakarta menetapkan tiga pasangan calon bupati/wakil bupati yang dipastikan akan maju pada Pilkada Purwakarta, Desember 2012.
"Sesuai hasil rapat pleno KPU Purwakarta, yang lolos verifikasi ada tiga pasang calon dari empat pasang bakal calon yang mendaftar ke KPU," kata Deni.
Tiga pasang bakal calon bupati/wakil bupati yang ditetapkan menjadi calon adalah pasangan Burhan Fuad-Oni S Sandy (Partai Demokrat), Dedi Mulyadi-Dadan Koswara (Partai Golkar, PDIP, PKB, Hanura, Gerindra dan PDP), serta Dudung B Supardi-Yogie Mochamad (PPP, PAN dan PKS).
Sedangkan satu pasang bakal calon lainnya yang maju melalui calon perseorangan, Yoyo Yahya-Cecep Buhori tidak lolos verifikasi tidak memenuhi persyaratan minimal dukungan.
Berdasarkan ketentuan, bakal calon dari jalur perseorangan harus memiliki dukungan sekitar 30.027 orang. Setelah diverifikasi, pasangan bakal calon perseorangan itu masih memiliki kekurangan dukungan sebanyak 8.045 orang.
Menurut Deni, pasangan bakal calon bupati/wakil bupati dari jalur perseorangan itu telah dua kali diberikan kesempatan untuk melengkapi kekurangan surat dukungan.
"Tetapi sampai batas waktu yang ditetapkan masih terdapat kekurangan surat dukungan," kata dia.
Ali Khumaini
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2012