Kampus Institut Pertanian Bogor menggunakan dua sungai sebagai sumber air utama untuk memenuhi kebutuhan air kampus. Sungai tersebut ialah Sungai Cihideung dan Ciapus.

Kampus IPB Dramaga mempunyai sembilan Instalasi Pengolahan Air Bersih (Water Treatment Plant-WTP), yaitu tiga WTP Ciapus yang mulai dibangun pada 1972 dan enam WTP Cihideung yang mulai dibangun pada 1986. 

Pembangunan pertama WTP memanfaatkan Sungai Ciapus yang melintas di sebelah utara Kampus IPB Dramaga Bogor sebagai air baku dengan kapasitas produksi 20 liter/detik. Air ini ditampung di dalam Ground Water Tank (GWT) dengan kapasitas 300 m3 sebelum didistribusikan. 

Sedangkan WTP Ciapus unit 1 mengolah air secara gravitasi juga menggunakan pompa dan mendistribusikannya ke perumahan dosen IPB, Asrama Silvasari, Asrama Silva Lestari, Asrama Putri Dramaga, Wisma Amarilis, dan GOR Lama. 

Secara umum, instalasi pengolahan air yang bersifat konvensional dan menggunakan konstruksi baja ini dapat dikatakan masih dapat beroperasi cukup baik.

Di Cihideung ada 4 unit WTP konvensional yang per unitnya mampu mengolah 12.5 ltr/ detik dan 2 unit WTP yang per unitnya mampu mengolah 10 ltr /detik. Air tersebut kemudian ditampung di GWT yang memiliki kapasitas 1350 m3 dan didistribusikan ke 2 menara.

Pertama ke menara Fakultas Kehutanan (Fahutan) dengan kapasitas 240 m3. Pemakaian airnya meliputi Fahutan, Faperta, Fema, Fateta, Seafast Center, LSI, PPLH, PAU, Rektorat, green TV, FEM, Metatron, Lab. Teknologi Benih, GWW, Asrama Internasional, Poliklinik IPB, SMA Kornita, KSH, CCR, Gymansium, Rusunawa, FMIPA. 

Menara kedua berada di Fakultas Peternakan (Fapet) dengan kapasitas 100m3 yang pemakaiannya diarahkan ke departemen Biologi, FPIK, Fapet, FKH, Rumah Sakit Hewan, Shigeta, Sylvasari, Silvalestari, Laboratorium Kandang dan Rumah Potong Hewan (RPH). 

"Hingga kini, IPB terus melakukan analisis dan evaluasi dalam rangka penyesuaian dengan standar baku mutu untuk dapat mengoptimalkan penggunaan dari instalasi tersebut," kata Kepala Biro Umum IPB, Dr. Cahyono Tri Wibowo. (sny/zul)  

Pewarta: Tim Humas IPB

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017