Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan hujan deras yang turun pada Selasa sejak siang hingga malam memicu tanah longsor dan banjir di sejumlah lokasi di daerah itu.

"Untuk kerusakan masih dalam pendataan, namun dipastikan tidak ada korban luka apalagi jiwa," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat di lokasi banjir Kecamatan Gunungpuyuh di Kota Sukabumi, Selasa.

Informasi yang dihimpun BPBD setempat, tanah longsor terjadi di Jalan Merbabu RT02/RW04, Kampung Cipelang Gede dan Kampung Tanjungsari, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh.

Baca juga: Banjir di Kota Sukabumi yang kerap terjadi dipicu penumpukan sampah

Banjir terjadi di RW02 Kampung Situawi, Kelurahan Karangtengah di belakang SPBU setempat. Banjir setinggi kurang lebih satu meter dan merendam beberapa rumah warga akibat luapan Sungai Situawi yang dipicu hujan deras dengan durasi lama.

Banjir limpasan melanda Jalan Sarasa, RT02/RW05, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum dan Jalan Palasari, RW03, Kelurahan Karangtengah. Banjir di dua lokasi ini karena saluran air tidak berfungsi dengan baik akibat banyak sampah sehingga menyumbat jalan air.

Hujan deras disertai angin kencang dan petir juga menyebabkan dahan pohon berukuran besar patah di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong.

Dia menjelaskan seluruh lokasi bencana sudah ditangani petugas penanggulangan bencana dan Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Sukabumi.

Baca juga: Banjir dan longsor terjadi di wilayah utara Kabupaten Sukabumi

Hingga Selasa malam, pihaknya masih bersiaga di lokasi bencana untuk membantu warga yang terdampak.

Ia mengimbau masyarakat selalu waspada bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin puting beliung, dan longsor.

Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan hujan deras masih berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024