Purwakarta (Antara Megapolitan) - Lima anak binaan Akademi Asli Sepak Bola Anak Desa (ASAD) 313 Jaya Perkasa Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang lolos seleksi Tim Nasional Indonesia U-16 mengunjungi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Selasa.

Kelima anak desa yang lolos seleksi Timnas Indonesia U-16 tersebut ialah Yadi Mulyadi, Sukrayatul Fajra, Hamsah Medari Lestaluhu, Pualam Bahari, dan Ahludz Ziqri.

Manajer Akademi ASAD 313 Jaya Perkasa Alwi Hasan mengatakan kelima anak binaannya itu berasal dari keluarga yang kurang mampu. Lolosnya mereka dalam seleksi Timnas U-16 cukup membanggakan.

Yadi merupakan anak seorang petani di daerah sekitar Kecamatan Plered. Sukrayatul anak sopir alat berat di Payakumbuh, Padang.

Selanjutnya Pualam, orang tuanya perajin rotan di Cirebon, sedangkan Hamsah M Letaluhu anak seorang sopir truk di Ambon, dan Ahludz anak dari seorang guru Taman Kanak-Kanak.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyemangati kelima anak ASAD tersebut saat menerima lima anak binaan ASAD 313.

Ia mengatakan belajar sepak bola itu berarti belajar mengontrol diri untuk membentuk karakter. Selain itu, juga bagian dari upaya membentuk etika dan menjauhkan ego.

"Lihat saja anak-anak ini, duduknya rapi. Semua kompak dan tentu tidak egois, apalagi kalau di lapangan, mereka tentunya akan saling mendukung," katanya.

Kelima anak ASAD 313 Jaya Perkasa Purwakarta yang lolos seleksi Timnas Indonesia U-16 itu akan memperkuat timnas dalam ajang AFF U-15 di Thailand pada Juli mendatang. Indonesia pada pertandingan itu bakal menghadapi Timnas Myanmar.

PSSI sebelumnya mengumumkan 30 nama pemain Timnas Indonesia U-16 setelah dilakukan seleksi di lapangan National Youth Training Center, Bojongsari, Depok, Jabar, 27-30 April. Seleksi dilakukan jajaran pelatih yang dipimpin Fakhri Husaini.

Dari 30 pemain yang lolos seleksi itu, lima di antaranya merupakan anak binaan ASAD 313 Jaya Perkasa Purwakarta.

Pewarta: M. Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017