Distribusi logistik Pemilu 2024 dari Gudang KPU Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menuju wilayah pesisir di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong menggunakan bantuan armada perahu pasir akibat kesulitan mengakses jalan darat oleh kendaraan roda empat.

Sekretaris Desa Pantai Bahagia Ahmad Qurtubi mengatakan Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) di wilayah itu terpaksa melintasi Sungai Citarum menggunakan perahu pasir untuk mendistribusikan logistik Pemilu 2024 dengan pengawalan ketat petugas TNI-Polri serta Panwascam Muaragembong.

"Pendistribusian logistik oleh PPK Muaragembong ke PPS Desa Pantai Bahagia dilakukan menggunakan perahu pengangkut material atau biasa kami sebut perahu pasir, langsung dari dermaga kantor Kecamatan Muaragembong karena akses jalan yang tidak bagus untuk dilalui kendaraan," katanya di Bekasi, Minggu.

Baca juga: KPU Bekasi sia selesaikan distribusi logistik pemilu dalam tiga hari

Dia mengatakan saat ini logistik pemilu terdiri atas 105 kotak suara beserta kelengkapan lain seperti, surat suara, bilik suara, formulir-formulir, tinta, serta daftar calon tetap telah tiba di kantor desa dalam keadaan baik.

Ratusan kotak suara tersebut terdiri atas lima jenis kotak yakni Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten. Kotak suara tersebut akan disebarkan ke 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Pantai Bahagia.

"Untuk pendistribusian ke TPS-TPS sendiri rencananya akan dilakukan menggunakan dua metode. Pertama melalui jalur darat, kedua menggunakan perahu karena memang ada sejumlah TPS yang akses jalur daratnya tidak bagus," ucapnya.

Baca juga: KPU Kabupaten Bekasi susun rencana pendistribusian kertas surat suara

Qurtubi mengaku ada 10 TPS di wilayah itu yang masuk kategori rawan bencana karena kerap dilanda banjir rob. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak penyelenggara, 10 TPS itu kini telah digeser ke lokasi yang lebih aman.

"Hasil pemetaan ada 10 yang rawan terkena banjir rob. Tetapi sekarang sudah digeser dan insya Allah jauh lebih aman," katanya.

Pihaknya berharap pada hari pemungutan suara 14 Februari 2024, warga Desa Pantai Bahagia bisa memadati bilik suara di TPS untuk menentukan masa depan bangsa selama lima tahun ke depan sekaligus memilih pemimpin dengan hati dan nurani agar mendapatkan kebaikan dan keadilan yang merata.

Baca juga: KPU Kabupaten Bekasi temukan logistik pemilu dalam kondisi rusak

"Pemilih di kita ada sekitar 5.300-an jiwa dan target untuk partisipasi masyarakat di atas 75 persen. Kita berharap meskipun jumlah pemilih di kita sedikit jangan sampai kita ditinggalkan. Pengamalan Sila ke 3 Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus benar-benar nyata dirasakan oleh warga," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024