Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengapresiasi kontribusi jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat atas peran aktif menjaga keharmonisan kehidupan antarumat beragama di daerah itu.

"Terima kasih atas kontribusi serta kerja kolaboratif jajaran Kementerian Agama hingga KUA seluruh kecamatan dan penyuluh agama yang senantiasa bekerja sungguh-sungguh menjaga kerukunan atau keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Bekasi hingga saat ini," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan setelah Apel Hari Amal Bhakti ke-78 tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Juang Tambun di Bekasi, Rabu.

Dia mengatakan kontribusi Kementerian Agama Kabupaten Bekasi berikut jajaran dalam menjaga keharmonisan umat beragama tersirat dari optimalisasi pelayanan publik berkaitan dengan pendidikan keagamaan.

Dia berharap, peran Kemenag Kabupaten Bekasi dapat terus ditingkatkan, terlebih tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk membantu pemerintah menyukseskan Pemilu 2024.

Sesuai amanat Menteri Agama, jajaran Kantor Kementerian Agama juga turut berperan dalam menjaga keharmonisan masyarakat menjelang Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang.

"Harapan jangka pendek sesuai amanat Menteri Agama yakni keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara menjelang pemilu ini bisa terus terjaga," ucapnya.

Dirinya juga berharap jajaran Kemenag Kabupaten Bekasi dapat terus mendukung program pemerintah daerah, seperti penanganan kemiskinan, penuntasan stunting, dan peningkatan perekonomian, mengingat peran penting mereka yang mampu menyentuh langsung masyarakat.

"Karena perannya yang memang langsung menyentuh masyarakat di bidang keagamaan sehingga kami yakin peran serta Kemenag dalam pembangunan daerah signifikan dan ke depan bisa terus ditingkatkan," katanya.

Penjabat Gubernur Jawa Barat selaku Inspektur Apel Hari Amal Bhakti tingkat Jabar Bey Triadi Machmudin mengajak seluruh jajaran ASN Kemenag se-Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan kepada umat beragama.

Ia mengemukakan tentang pentingnya Kemenag menjadikan pelayanan umat sebagai panggilan hati demi terwujud birokrasi yang inklusif, transparan, dan dapat memberikan dampak bagi masyarakat luas.

"Jika pelayanan umat ini dilandasi dengan panggilan hati, maka saya yakin dan percaya akan terwujud birokrasi yang inklusif, transparan, dan berdampak," katanya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bekasi Shobirin mengatakan ada tujuh program prioritas yang telah disiapkan untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Di antaranya penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, kemandirian pesantren, Cyber Islamic University, Religiousity Index, hingga tahun kerukunan umat beragama sesuai amanah Menteri Agama sebagai salah satu upaya memberikan layanan terbaik kepada umat," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : M Fikri Setiawan


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2024