Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menanam pohon secara simbolis yang diikuti serentak se-Indonesia di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa program penanaman pohon serentak ini merupakan upaya menjaga lingkungan sekitar selama musim penghujan.

"Jadi kami lakukan ini seluruh Indonesia, di Jawa Barat saya ambil di sini, kemudian para pejabat eselon 1, Wamen, Sekjen, dirjen, kepala badan, staf ahli menteri dan lain-lain itu juga melakukan penanaman di seluruh Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, target dari penanaman pohon ini adalah menutup area-area terbuka untuk terus menekan angka deforestasi atau penggundulan hutan yang nantinya bermanfaat untuk mencegah terjadinya bencana alam.

Baca juga: KLHK bina 1.994 pelajar lestarikan lingkungan hidup dan hutan

Baca juga: KLHK tanam 7.500 pohon di DAS Gunung Pamaton Banjar


Ia menerangkan, program penanaman pohon ini juga sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang akan dilakukan setiap satu bulan sekali secara serentak.

Siti Nurbaya juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk memprioritaskan penanaman di area publik agar indeks tutupan lahan semakin baik.

"Jadi Desember sudah dilakukan hari ini, akan dilajukan lagi bulan Januari, Februari, Maret, kalau nanti hujannya masih, kami lakukan lagi di bulan April," kata Siti Nurbaya.

Mengenai tempat pelaksanaan di Taman Safari Bogor, ia mengajak keluarga besar KLHK untuk melakukan penanaman pohon di area Hutan Pakan Satwa. Ia menyebut ada sekitar 200 pohon yang ditanam di area tersebut dengan melibatkan peran serta anak-anak di dalamnya sebagai sarana edukasi.

"Pendekatan yang saya minta kepada seluruh pejabat di KLHK adalah menanam bersama masyarakat, kalau kita bilang masyarakat, di situ ada ciri kekeluargaan juga, supaya anak kecil juga diajak diajari menanam agar di dalam jiwanya rasa cinta terhadap alam yang dituangkan dalam bentuk menanam," tuturnya.

Baca juga: KLHK berangkatkan enam komodo dari TSI Bogor ke Cagar Alam Wae Wuul NTT

Sementara Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang berterima kasih kepada Menteri LHK RI yang begitu peduli terhadap lingkungan agar alam terus lestari.

"Menanam pohon ini memang manfaatnya banyak sekali, tadi indeks tutupan lahan dihijaukan, juga manfaatnya itu resapan air agar tidak longsor dan sebagainya, termasuk meningkatkan perekonomian," ujarnya Jansen.

Selain itu, menurutnya, penanaman pohon ini tidak hanya sekedar menutup area lahan kosong, akan tetapi untuk di Taman Safari Bogor sendiri sangat terbantu karena pohon yang ditanam bisa dimanfaatkan sebagai pakan satwa.

Kemudian, kata dia, area di Taman Safari Bogor dahulunya merupakan area yang tidak produktif. Namun, kini disulap menjadi area Hutan Pakan Satwa yang berisi pepohonan berbagai jenis, termasuk buah-buahan.

"Yang paling hebat lagi itu manfaatnya untuk pakan, jadi kami sudah menanam 3 tahun lalu oleh Bu Menteri juga dan berhasil, sekarang tingginya udah 4 meter sampai 5 meter dan daun-daunnya sudah bisa dijadikan pakan satwa-satwa," tuturnya.*

Baca juga: DKI dan PLN tanam 2.324 pohon di sisi Kali Mookervart

Baca juga: PMI Bekasi tanam seratusan pohon di DAS kurangi risiko bencana

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023