Wali Kota Depok Mohammad Idris mengingatkan kepada para guru di daerah tersebut agar menjadi teladan yang baik, sehingga bisa menginspirasi para muridnya.

"Pesan bagi guru di Depok untuk digugu (diikutidan ditiru, menjadi teladan, kalau gurunya tidak memberikan teladan, maka jangan berharap kita punya pemimpin yang baik karena generasi gen Z sekarang begitu bebasnya mereka," kata Mohammad Idris pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tingkat Kota Depok di Balai Kota Depok, Senin.

Dikatakannya, hal ini merupakan tantangan bagi guru untuk menjadi seorang teladan. Karena itu, ia meminta agar guru berkreasi dalam pembelajaran, terlebih saat ini menggunakan kurikulum Merdeka Belajar.

"Merdeka Belajar ini pembelajaran justru ada inisiasi dari murid, sehingga belajar ini nyaman tidak hanya seperti monoton," katanya.

Baca juga: Peringati Hari Guru, Imam ingin anak Depok semakin banyak yang masuk UI

Imam mengatakan, mudah-mudahan ini terealisasi sehingga guru tidak boleh gaptek (gagap teknologi), bagaimana teknologi sekarang ini yang dimainkan anak-anak yang mempunyai pengaruh besar terhadap perilaku anak.

Lebih lanjut Idris mengatakan, pada momentum Hari Guru Nasional atau HGN yang diperingati setiap tanggal 25 November 2023, mengingatkan bahwa semua orang pasti mempunyai guru.

Menurut dia Hari Guru mengingatkan bahwa kita punya guru walaupun sudah jadi orang, semua tetap punya guru.

"Guru yang mengajarkan calistung (baca tulis dan berhitung), yang mengajarkan akhlak, moral, keteladanan dan seterusnya," katanya.

Baca juga: Pemkot Depok dorong peningkatan mutu pendidikan

Idris mengingatkan, bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, karena mereka seringkali setelah mengajar, lalu tamat, kemudian sudah tidak diingat lagi.

Lebih lanjut, ujarnya, pada tahun 2022 jumlah non aparatur sipil negara (ASN) guru di Kota Depok sebanyak 7.029 orang, sedangkan jumlah guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK ada 1.120 orang, jadi jumlahnya baru 15,93 persen di Kota Depok.

"Ini menjadi perhatian kami guru honorer untuk diangkat menjadi PPPK guru," tuturnya.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023