Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani sudah dapat beroperasi dan digunakan pada pekan depan.

"Kami terus berpacu dengan waktu menyiapkan lokasi tempat pembuangan TPSS agar segera bisa digunakan, dan kami pastikan TPSS yang berada di Kelurahan Tamanmartani, Kalasan bisa mulai difungsikan pada Senin (7/8)," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Sleman, Sabtu.

Pihaknya juga meminta agar segera dioptimalkan progres penyiapan sarana dan prasarana tempat tersebut.

Baca juga: Pemkab Sleman pastikan TPST Tamanmartani tidak akan cemari Lingkungan sekitar

"Dalam waktu dua hari ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ditargetkan sudah dapat menyelesaikan akses jalan untuk kendaraan menuju titik penitipan sampah," katanya.

Penyelesaian akses jalan, pemasangan geomembran seluas 2.500 meter persegi untuk melapisi tanah agar tidak tercemar, kata dia, juga dilakukan pada Sabtu ini dan Minggu (6/8).

"Percepatan pembuatan akses dengan pasir dan batu (sirtu), saya minta agar gunakan alat-alat berat dan 'truck dump'-nya. Akhir pekan ini kami selesaikan juga pemasangan geomembran yang dilakukan oleh tenaga profesional agar tidak terjadi kesalahan," katanya.

Baca juga: DPRD nilai program RDF di TPST Bantargebang mampu bantu capai target pendapatan daerah

Pemkab Sleman juga berkomitmen menanggulangi agar penutupan TPA Piyungan, Bantul tidak memunculkan masalah lain seperti timbulnya tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Sleman.

"Kami antisipasi agar tidak ada sampah liar. Kalau ada (sampah liar, red.) nanti akan kami angkut dan kita kelola," katanya.
 

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023