Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara menyebutkan jarak luncur guguran lava dari Gunung Karangetan ke Kali Batang sejauh 1.000 hingga 1.750 meter.

"Selain ke Kali Batang, guguran lava juga mengarah ke Kali Batuawang sejauh 1.000 hingga 1.500 meter, Kali Timbelang dan Kali Beha Barat sejauh 1.000 meter," ujar Ketua Pos PGA Karangetang Yudia P. Tatipang di Manado, Rabu.

Dia mengharapkan warga yang tinggal di sekitar kali yang aliran airnya berhulu di puncak Gunung Karangetang tetap waspada dan mengantisipasi dampak guguran lava tersebut.

Selain potensi awan panas guguran yang masih menumpuk di puncak kawah gunung itu, ujarnya bahaya lainnya berupa h luncuran material vulkanik yang sewaktu-waktu terjadi, terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Secara visual, katanya, pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 Wita asap dari kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75-100 meter di puncak kawah.

Terekam juga 60 kali gempa guguran dengan amplitudo antara lima hingga 15 milimeter dengan durasi 30-518 detik, begitu pula dengan tremor menerus (mikrotremor) dengan amplitudo 0,5-3 milimeter, dominan dua milimeter.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang saat ini siaga level III," ujarnya.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan

Editor : Feru Lantara


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023