Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi memberikan pelatihan kepada sejumlah kaum milenial atau yang baru lulus SMA-sederaja maupun sarjana untuk menjadi wirausahawan.

"Pelatihan Sukabumi Kelurahan Enterpreneurship Centre (Sukabumi Kece) angkatan kedua untuk membentuk kaum muda khususnya lulusan SMA-sederajat yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi untuk menjadi wirausahawan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Sukabumi pada Rabu, (31/5).

Menurut Fahmi, Program Sukabumi Kece ini lahir atas kekhawatiran Pemkab Sukabumi di mana semakin banyaknya lulusan SMA dan SMK serta sarjana yang tidak terserap ke dunia kerja karena tidak sebanding antara ketersediaan lapangan pekerjaan dengan jumlah lulusan.

Baca juga: Pelatihan kewirausahaan bagi lulusan SMK untuk tekan pengangguran
Baca juga: Sukabumi gelar ajang kreatifitas inovasi wirausaha muda

Apalagi seperti diketahui, pandemi COVID-19 yang terjadi selama tiga tahun memperburuk penyerapan tenaga kerja. Maka dari itu, melalui program ini diharapkan generasi muda yang baru lulus dalam pendidikannya memiliki keinginan untuk berwirausaha bahkan mampu menyediakan lapangan kerja baru.

"Intinya pelatihan wirausaha melalui Program Sukabumi Kece inimerupakan bagian dari program andalan Pemkot Sukabumi untuk memperkuat perekonomian masyarakat, terutama pada masa pemulihan pasca-pandemi COVID-19," tambahnya.

Fahmi berharap di peserta pelatihan Sukabumi Kece angkatan kedua ini bisa melahirkan wirausahawan baru yang bisa membantu pemerintah dalam upaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat di masa pemulihan pasca-pandemi COVID-19.

Baca juga: Pemuda Sukabumi Kembangkan Sistem Pertanian Hydroponik

Selain itu, dengan lahirnya wirausahawan baru turut memperkuat pengusaha yang sudah ada. Dengan semakin banyaknya wirausahawan, ia optimistis ekonomi Kota Sukabumi semakin kuat.

Apalagi keberadaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat membantu pemerintah untuk mempercepat meningkatkan perekonomian khususnya daerah dampak dari pandemi yang berkepanjangan.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023