Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan upaya perdamaian segera di Sudan untuk menghindari krisis pengungsi, terlebih perang saudara di negara itu telah menelan korban sedikitnya 460 jiwa tewas dan lebih dari 4 ribu orang terluka.

"Konflik brutal di Sudan sekarang memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka untuk mencari keselamatan baik di dalam negeri maupun melintasi perbatasan negara itu," kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi. 

Dia mengatakan pertempuran militer saat ini menyebabkan lonjakan jumlah pengungsi di dalam negeri, di samping besarnya kebutuhan kemanusiaan yang dibutuhkan Sudan.

Data Kementerian Kesehatan Sudan, sedikitnya 460 korban tewas dan lebih dari 4.000 orang terluka dalam bentrokan antara tentara Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) sejak 15 April lalu.

Konflik mematikan itu dipicu ketidaksepakatan yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir antara tentara dan paramiliter mengenai reformasi keamanan militer di Sudan.

Sumber: Anadolu

Baca juga: 110 WNI terjebak konflik bersenjata di Sudan berhasil dievakuasi TNI ke Jeddah


 

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023