Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, akan menggelar Festival Dulag (beduk) pada malam takbiran untuk memelihara kearifan lokal Tradisi Nusantara, serta untuk menarik wisatawan.

"Festival Dulag untuk yang kesebelas kalinya akan digelar untuk menyemarakkan malam takbiran," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, di Purwakarta, Senin.

Ia mengatakan Festival Dulag merupakan tradisi masyarakat Purwakarta yang merayakan malam Lebaran dengan menabuh beduk dan kumandang takbir sambil berkeliling kota hingga menjelang pelaksanaan Sholat Ied.

Baca juga: 999 Bedug Ditabuh Pada Malam Takbiran Purwakarta

"Agar tradisi itu bisa tetap berlangsung meriah dan tertib, Pemkab Purwakarta membantu memfasilitasi dengan menyelenggarakan Festival Dulag," kata bupati.

Menurut Anne, kegiatan tersebut digelar untuk mengakomodir kegiatan pawai beduk yang banyak dilakukan oleh berbagai komunitas dan kelompok masyarakat sambil berkeliling kota. Kondisi itu rawan kecelakaan karena banyak masyarakat yang melakukan takbir keliling menggunakan kendaraan terbuka yang mengabaikan aspek keamanan berlalu lintas.

"Dengan diadakan festival tersebut masyarakat bisa lebih tertib dan aman saat mengikuti takbiran, sehingga seluruh masyarakat Purwakarta bisa menikmati suasana malam takbir secara khidmat dengan aman dan lancar," katanya.

Baca juga: Festival Bedug meriahkan meriahkan malam takbiran di Purwakarta

Ratusan peserta dipastikan akan ikut memeriahkan Festival Dulag tersebut. Para peserta datang dari berbagai kalangan, seperti dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, unsur kecamatan, unsur desa/kelurahan, dan kalangan komunitas.

Festival Dulag tersebut akan dilaksanakan di sepanjang jalan KK Singawinata, Kawasan Situ Buleud, yang merupakan jalur kawasan wisata kuliner paling terkenal di Purwakarta.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Mohamad Ramdhan mengatakan selain untuk memperkuat aspek religi dan memperkokoh tali silaturahmi masyarakat, Festival Dulag juga merupakan kegiatan yang menarik minat banyak wisatawan.

Baca juga: Pemkab Purwakarta Gelar Festival Seribu Bedug

"Kegiatan festival bedug ini memiliki banyak manfaat, selain menjaga nilai-nilai tradisi, juga bisa menarik minat wisatawan datang ke Purwakarta. Itu sangat berdampak baik pada perekonomian masyarakat dan daerah," kata Ramdhan.

Ramdhan mengatakan  30 perangkat OPD dan 17 kecamatan dipastikan ikut festival. "Itu jumlahya sangat besar mencapai ratusan peserta. Belum lagi nanti dari unsur perusahaan BUMN dan BUMD serta unsur masyarakat. Kehadiran mereka tentu akan sangat memeriahkan festival bedug ini," katanya.

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023