Bogor,  (Antara Megapolitan) - Sejumlah atlet paralayang internasional yang mengikuti Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat (WPAC) ke-8 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengagumi keindahan alam kawasan Puncak.

"Ini pertama kalinya saya ke Indonesia untuk mengikuti kejuaraan Paralayang, dan saya merasa alam disini sangat indah," kata Li Chen Nan atlet dari China, saat ditemui di lokasi Kejuaraan Dunia WPAC ke-8 di Puncak, Selasa.

Menurut Li Chen, sangat tertarik untuk ikut serta dalam pertandingan Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat (WPAC) ke-8 dan menaklukkan angin di kawasan Puncak.

"Sangat tertantang untuk segera mencoba terbang," katanya.

Kekaguman serupa juga disampaikan oleh Thomas Lednik, atlet paralayang dari Republik Ceko yang baru pertama kali datang ke Puncak. Pria yang pernah meraih juara dunia di Eropa ini sangat tertarik dengan pemadangan alam Puncak.

"Menurut saya alam disini sangat indah, dikelilingan gunung yang membuat suasana menarik," katanya.

Menurut Thomas, ia tetarik untuk mencoba terbang lintas alam (cross country) meski kawasan Puncak sangat cocok untuk ketepatan medarat.

"Pemandangan alam dikelilingi gunung, tertarik untuk mencoba terbang kecil lintas alam," katanya.

Tidak hanya para atlet paralayang yang menjadi juara dunia tertarik dengan pemandangan alam Puncak, tetapi juga salah satu wisatawan Australia yang datang khusus hanya untuk menyalurkan hobinya mengikuti olah raga dirgantara tersebut.

Mushteq Hussiaen turis asal Australia sudah dua kali datang ke Puncak untuk terbang paralayang. Menurutnya, selain pemadang alam di Puncak yang sangat menarik, juga biaya paralayang sangat murah dibanding di negaranya.

"Ini kedua kalinya saya ke Bogor, saya sangat menyukai paralayang dan Puncak tempat yang sangat Indah. Dan tentunya biaya untuk paralayang disini lebih murah dibanding Australia," katanya.

Mushteq mengatakan, dirinya sehar-hari bekerja sebagai pelatih kick boxing tetapi memiliki hobi pada olah raga Paralayang, dan ia sangat menyukai olah raga tersebut.

"I really love paragliding, is my hobby," katanya.

Pria asal Australia tersebut juga mengetahui ada Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat (WPAC) diselenggarakan di Puncak, secara khusus ia datang untuk menonton pertandingan tersebut, melihat atlet-atlet dunia bertanding.

"Saya dapat informasi dari internet, ada kejuaraan dunia dilaksanakan disini (Puncak) dan saya tertarik untuk menyaksikan pertandingan, melihat atlet-atlet dunia bertanding," katanya.

Puncak terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat (WPAC) ke-8 yang diikuti 121 peserta dari 19 negara baik Eropa maupun Asia.

Pewarta: Laily Rahmawati

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2015