Mataram (Antara Megapolitan)- Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengeluarkan kebijakan kepada semua pegawai muslim menggunakan busana muslim selama bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah.

"Selama puasa pegawai perempuan menggunakan pakaian busana muslimah dan pegawai laki-laki menggunakan baju koko. Jadi sebulan penuh pegawai muslim tidak menggunakan seragam," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram HL Makmur Said di Mataram, Kamis.

Sementara, lanjut sekda, untuk pegawai nonmuslim tetap menggunakan pakaian seragam sesuai dengan ketentuan yang ada.

Kebijakan tersebut ditetapkan sebagai salah satu bentuk menghormati umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan sehingga suasana ibadah puasa bisa semakin terasa pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tercipta saling toleransi.

Di samping itu, dengan menggunakan pakaian muslim dapat menambah kekhusyukan umat muslim dalam beribadah. Kebijakan ini sekaligus sebagai wujud dari moto Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya.

"Harapannya, dengan menggunakan pakaian muslim mampu meningkatkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata sekda.

Menurutnya, selain mengeluarkan kebijakan menggunakan  busana muslim selama puasa, jam kerja pegawai Pemerintah Kota Mataram selama pada hari pertama puasa dan selama puasa dikurangi.

Pada hari pertama puasa, katanya, pegawai di lingkup Pemerintah Kota Mataram masuk mulai pukul 08.00-11.00 Wita. Sementara pada hari Senin-Kamis jam kerja pegawai mulai pukul 08.00-14.00 Wita.

Sedangkan hari Jumat pukul 08.00-11.30 Wita dan hari Sabtu pukul 08.00-12.00 Wita. "Kita hanya mengurangi jam masuk saja yang biasanya pukul 07.00 Wita menjadi 08.00 Wita setiap hari selama puasa," katanya.

Sekda menyebutkan, pengurangan jam kerja itu merupakan tindak lanjut dari edaran dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, sehingga tidak ada pergantian jam kerja setelah puasa berakhir.

"Pengurangan jam kerja merupakan kebijakan pemerintah untuk menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan," ujarnya.

Pewarta: Nirkomala

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2015