"Kami terus memantapkan diri untuk menjadi salah satu institusi tehnik terkemuka di Indonesia,"
Depok,  (Antaranews Bogor) - Fakultas Tehnik Universitas Indonesia (FTUI) menggelar acara Gema Ramadhan Emas di lobby Gedung K untuk merayakan dies natalies ke-50 yang jatuh pada 17 Juli 2014.

"Kami terus memantapkan diri untuk menjadi salah satu institusi tehnik terkemuka di Indonesia," kata Dekan FTUI Dedi Priadi di kampus UI Depok, Kamis.

Ia mengatakan hal tersebut dibuktikan tidak hanya melalui karya yang dihasilkan civitas akademika FTUI, tetapi juga bagaimana karya itu dapat diabdikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Menurut dia usia ke-50 FTUI mengalami banyak perkembangan luar biasa yang hingga kini ada lebih dari 5.0000 mahasiswa sehingga FTUI menjadi salah satu fakultas dengan mahasiswa terbanyak di UI. FTUI juga memiliki program studi terbanyak yang mencapai 12 program studi dan jumlah guru besar yang banyak.

"Saya ingin mengajak seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan prestasi dan meningkatkan pengabdian diri. Baik di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat," ujarnya.

Gema Ramadhan Emas FTUI dimulai dengan acara olimpiade Quran yang melombakan kemampuan menghapal Quran diantara mahasiswa dan FTUI Mengaji yaitu kegiatan membaca Quran setelah shalat zuhur.

"Bertepatan dengan ulang tahun FTUI yang jatuh pada 17 Juli 2014 menyelenggarakan acara ini," katanya.

Gema Ramadhan Emas FTUI ini juga dimeriahkan oleh Ustad Shaleh Mahmud (Solmed). Acara ini juga dihadiri oleh 250 anak yatim dari lingkungan sekitar FTUI. Para anak yatim ini berpartisipasi dalam kegiatan Motivasi Quran yang diberikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam FUSI FTUI.

Sivitas akademika FTUI juga memberikan santunan pada 250 anak yatim tersebut. Selain santunan, rangkaian acara ini juga dilanjutkan dengan berbuka bersama serta tarawij berjamah.

"Santunan ini sebagai bentuk rasa syukur atas segala anugerah dan karunia yang telah diberikan kepada FTUI," katanya. 





Pewarta: Oleh Feru Lantara
Editor : Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026