Sukabumi  (Antaranews Bogor) - Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat membentuk Tim Search and Rescue dengan melantik 30 anggotanya sebagai anggota SAR penanggulangan bencana yang akan disebar ke seluruh wilayah tersebut.

"Ke 30 personel tersebut merupakan Tim SAR inti, karena seluruhnya personel kami wajib bisa memberikan pertolongan dan meminimalisir dampak dari bencana tanpa harus mengandalkan anggota inti," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Hari Santoso kepada Antara, Rabu.

Menurut Hari, wilayah hukumnya tersebut merupakan salah satu daerah rawan bencana, karena wilayah Polres Sukabumi Kota tidak hanya menangani kejadian di wilayah Kota Sukabumi saja. Tetapi ada beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi seperti Kecamatan Cisaat, Cicantayan, Kadumpit, Kebonpedes, Sukaraja, Sukalarang dan lain-lain masuk wilayah hukumnya.

Lebih lanjut, untuk menunjang aktifitas anggota Tim SARnya, pihaknya juga mendapatkan bantuan dua perahu karet dan dua kano dari Polda Jabar dan perlengkapan lainnya seperti tali, sepatu, cangkul, golok dan peralatan lainnya untuk menunjang operasi SAR didapatnya dari hasil swadaya setiap anggotanya.

Selain itu, waluapun di wilayahnya bukan merupakan daerah rawan banjir tetapi ada beberapa sungai besar seperti Sungai Cimandiri yang rawan terjadi kecelakaan tenggelam, untuk perahu tersebut bisa digunakan untuk melakukan pencarian korban tenggelam di sungai.

"Anggota SAR kami juga siap diturunkan untuk membantu operasi SAR di daerah lain jika dibutuhkan. Dibentuknya tim ini diharapkan bisa mengurangi dampak resiko jika terjadi bencana, karena dalam sepanjang 2013 khusus untuk Kota Sukabumi terjadi beberapa kali bencana seperti longsor dan angin puting beliung serta gempa," tambahnya.

Hari mengatakan setiap anggotanya juga diberikan pelatihan SAR, karena tugas dari polisi memberikan bantuan dengan cepat dan tanggap tidak hanya mengungkap kasus kriminal saja tetapi juga diturunkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan seperti operasi SAR baik saat terjadi bencana maupun kecelakaan.

Pewarta: Aditya A Rohman
Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026