Kabupaten Bekasi (ANTARA) - PT. Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengumumkan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi dalam forum resmi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan Jumat (8/5/2026) di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.
Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk capaian kinerja keuangan dengan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun dan EBITDA Rp381,3 miliar.
RUPST juga menyetujui pengangkatan susunan baru anggota dewan komisaris dan direksi perseroan yang berlaku efektif sejak ditutupnya RUPST 2026 dengan menempatkan Didik Junaedi Rachbini selaku presiden komisaris (independen).
Kemudian jabatan Komisaris Independen dipercayakan kepada Hadi Cahyadi serta dua komisaris lain yakni Charles Rigoux dan George Raymond Zage III. Presiden Direktur dijabat Agus Arismunandar, membawahi dua direktur masing-masing Marshal Martinus Tissadharma dan Indryanarum.
Baca juga: Lippo Cikarang bukukan pra penjualan Rp491 miliar kuartal pertama 2026
Manajemen LPCK menyambut kehadiran jajaran baru dengan optimisme tinggi sekaligus meyakini kolaborasi dan kepemimpinan solid dari para profesional tersebut akan memberikan nilai tambah signifikan dalam mendorong pertumbuhan bisnis, khususnya di sektor properti yang masih memiliki prospek menjanjikan.
Perseroan sepanjang tahun 2025 berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun ditopang serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko) serta penjualan lahan industri.
Selain itu, segmen non properti melalui pengelolaan kawasan turut memberikan kontribusi terhadap kinerja perseroan. EBITDA juga tercatat positif sebesar Rp381,3 miliar dengan margin sebesar 8 persen terhadap total pendapatan.
Pada RUPST tahun ini pemegang saham juga menyetujui dan atau meratifikasi partisipasi perseroan dalam program 3 juta rumah melalui hibah lahan kepada Pemerintah Republik Indonesia.
Baca juga: Lippo Cikarang capai target pra penjualan Rp1,65 triliun
Hibah lahan ini bertujuan untuk membantu mengatasi backlog perumahan nasional, memperluas akses kepemilikan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sekaligus mendorong sektor perumahan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemilihan koridor Cikarang-Bekasi (Km34, exit Tol Cibatu), termasuk kawasan Meikarta, sebagai lokasi pengembangan, dilakukan berdasarkan pertimbangan strategis pemerintah mengingat kawasan ini merupakan pusat industri nasional dengan kebutuhan hunian yang tinggi.
Serta didukung konektivitas infrastruktur yang terintegrasi dengan potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses yang lebih dekat terhadap pusat pekerjaan dan fasilitas publik.
Hibah lahan ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Lebih dari sekadar kontribusi sosial, keputusan ini juga merupakan strategi jangka panjang untuk membuka potensi nilai kawasan.
Potensi itu melalui peningkatan aktivitas ekonomi, percepatan pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan permintaan terhadap produk residensial dan komersial di sekitarnya.
Dengan demikian, partisipasi perseroan tidak hanya mendukung agenda pembangunan nasional, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan bagi kawasan dan seluruh pemangku kepentingan.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026