Depok (ANTARA) - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Indonesia (HIPMI PT-UI) mendukung Afie Kalla jadi Ketum BPP HIPMI 2026-2029.
Dukungan tersebut ditegaskan Gafi Nasution, Ketua HIPMI PT-UI, usai Afie Kalla memberikan kuliah umum di Auditorium M Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI, Jumat (8/5).
Gafi mengatakan kuliah umum merupakan tradisi yang memiliki catatan historis kuat bagi suksesi kepemimpinan di tubuh HIPMI.
Menurut dia, kandidat yang hadir memberikan kuliah umum di UI biasanya memiliki peluang besar untuk memenangkan kontestasi di tingkat pusat.
Dia menegaskan, HIPMI PT-UI siap mengawal pencalonan Afie Kalla hingga tuntas karena optimisme terhadap visi yang dibawa sang kandidat.
“Sudah tiga kali kita melaksanakan kuliah umum ini dan biasanya caketum-caketum yang mengadakan kuliah umum di UI ini biasanya jadi ketua umum terpilih. Insya Allah,” ujar Gafi.
Gafi menilai Afie Kalla memiliki kelebihan menonjol dibandingkan kandidat lainnya, terutama dalam komitmen terhadap kaderisasi di tingkat akar rumput kampus.
Afie dinilai sebagai sosok yang inklusif dan mau turun langsung merangkul organisasi di tingkat perguruan tinggi.
Gafi menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar dukungan personal, melainkan peran strategis organisasi sebagai fasilitator untuk mendukung Afie Kalla memimpin BPP HIPMI kedepan.
“Kelebihannya Bang Afi bisa dilihat lebih merangkul lagi ke HIPMI-HIPMI PT seperti sekarang. Beliau mau turun ke HIPMI-HIPMI PT,” kata Gafi.
Sementara Afie Kalla memberikan materi kuliah umum bertajuk "IKM Bikin Jadi, Inovasi Mahasiswa Mendukung Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional".
Salah satu visi misi Afie Kalla adalah mendorong rasio pengusaha dalam total populasi Indonesia dari 3,4 persen jadi 4 persen.
Dengan meningkatnya rasio pengusaha, pertumbuhan ekonomi akan makin pesat dan menyerap tenaga kerja. .
Menurut Afie rasio pengusaha sebanyak 4 persen bisa dicapai pada tahun 2030 sehingga Indonesia Emas 2045 terwujud.
"Kita perlu kejar ketertinggalan dengan negara-negara ASEAN seperti Malaysia yang rasio pengusaha 4 persen," kata Afie.
Afie menjelaskan cara cepat mencapai jumlah pengusaha 4 persen adalah dengan mengarahkan mahasiswa menjadi pengusaha.
"Istilahnya pengusaha by design, mahasiswa sangat potensial jadi pengusaha yang berhasil. Jika dulu mindset mahasiswa adalah cari kerja, kini jadi pengusaha," ujar Afie
Afie mencontohkan keberadaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi menjadi embrio lahirnya banyak pengusaha dari kalangan mahasiswa.
"Mudah-mudahan saya bisa mempercepat lahirnya pengusaha dari kalangan mahasiswa," ujar Direktur PT Bukaka Teknik Utama yang juga lulusan Fakultas Ekonomi UI tersebut.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026