Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan sejauh ini pihaknya telah membangun 7.217 titik sumber air yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah tersebut dikatakan Maruli telah terbangun sejak program pembangunan titik air berlangsung pada 2020 lalu.

Hal tersebut dikatakan Maruli saat menghadiri Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun Anggaran 2026 di Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Jawa Barat, Rabu (29/4).

Dalam siaran pers resmi TNI AD yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, Maruli menjelaskan awal mula program ini bergulir ketika dirinya melihat banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Berdasarkan pengelihatannya itu, Maruli yang saat itu masih berdinas di wilayah langsung berinisiatif membangun titik-titik air di wilayah yang kering.

Dia melanjutkan, satu demi satu titik air dia bangun hingga akhirnya saat ini jumlahnya sudah mencapai 7.217 titik.

"Jadi terus terang, saya menggali informasi tentang air ini sambil berjalan, jadi bukan karena punya informasi, lalu membuat program-program air ini,” terang Maruli.

Dengan keberadaan titik air itu, masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya untuk kebutuhan sehari, Maruli mengatakan air hasil titik yang mereka bangun banyak dimanfaatkan warga untuk kebutuhan pertanian.

Hal tersebut menurut Maruli membuktikan bahwa TNI AD tidak hanya fokus di pertahanan saja melainkan juga menaruh perhatian kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Langkah itu juga dinilai Maruli sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.

Karenanya, Maruli berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan titik air tersebut.



Pewarta: Walda Marison
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026